Polda Kepri Gelar FGD Tingkatkan Pelayanan Publik, Libatkan Ombudsman hingga Akademisi

Polda Kepri Gelar FGD Tingkatkan Pelayanan Publik, Libatkan Ombudsman hingga Akademisi

Karorena Polda Kepri, Kombes Pol Marcelino Sampouw, saat memberikan sambutan pada acara FGD di Hotel Beverly, Selasa (5/8) pagi. Foto : Tommy Purniawan

Nurjali

Batam, Batamnews – Dalam upaya memperkuat pelayanan publik, Polda Kepulauan Riau (Kepri) melalui Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rorena) menggelar Forum Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ombudsman Kepri, BPM-PTSP Kepri, akademisi, media, mahasiswa, dan masyarakat.  

Kepala Rorena (Karorena) Polda Kepri, Kombes Pol. Marcelino Sampouw, menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan arahan pimpinan Polri sebagai bentuk keterbukaan dan penggalian masukan publik. 

“Polri tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan masukan dari Ombudsman, akademisi, media, dan unsur masyarakat lainnya untuk memperbaiki pelayanan serta meningkatkan kualitas program Polri ke depan,” ujarnya pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Baca juga: Hakim Banding Vonis Mati Eks Kanit Narkoba Barelang, Ternyata Dia Otak Penyisihan Barang Bukti

Lebih lanjut, Marcelino menegaskan bahwa dinamika lapangan seringkali menciptakan situasi di luar rencana. Oleh karena itu, partisipasi publik sangat diperlukan untuk menyempurnakan kebijakan dan strategi pelayanan kepolisian, khususnya di wilayah strategis seperti Batam yang menjadi pusat investasi asing. 

“Rasa aman yang kami bangun akan berdampak pada masuknya investor dan menggerakkan perekonomian daerah,” jelasnya.  

Perwakilan Ombudsman RI menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan FGD ini. “Ini membuktikan bahwa Polda Kepri menyadari pentingnya kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan publik. Kami siap mendukung melalui data dan hasil pengawasan yang kami miliki,” ungkapnya.  

Ombudsman juga menekankan pentingnya evaluasi program berbasis kinerja, bukan sekadar penyerapan anggaran. 

“Sudah saatnya Polri merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang tidak hanya menghabiskan anggaran, tetapi juga menghasilkan output yang berdampak nyata bagi masyarakat.”

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal menuju perbaikan menyeluruh dalam pelayanan publik kepolisian di Kepri. Sinergi antara Polri dan masyarakat dinilai sebagai kunci mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.  

Baca juga: Kaitan One Piece dan Gerakan Sosial: Begini Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

“Kami menyadari bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri. Masukan dari berbagai pihak, termasuk jurnalistik, sangat penting untuk meningkatkan pelayanan prima. Dengan perbaikan berkelanjutan, kami berharap dapat menciptakan rasa aman yang mendorong masuknya investasi asing,” tegas Marcelino.  

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat pengawasan internal. Polda Kepri berkomitmen untuk menampilkan data pelayanan secara transparan dan terus melakukan perbaikan. 

“Dengan pemahaman yang sama dari tingkat atas hingga bawah, kami yakin pelayanan yang sederhana, cepat, dan berkualitas dapat tercapai,” pungkasnya.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :