6 Napi Terjerat! Razia Gabungan di Lapas Batam Ungkap Peredaran Narkoba dan HP Ilegal

6 Napi Terjerat! Razia Gabungan di Lapas Batam Ungkap Peredaran Narkoba dan HP Ilegal

6 Warga Binaan Lapas Batam Terjaring dalam Razia Gabungan Bersama Binda Kepri, Kamis (10/07/2025). (foto. batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dan barang terlarang di lingkungan lembaga pemasyarakatan. 

Dalam operasi mendadak yang digelar Kamis, 10 Juli 2025, petugas gabungan dari Lapas Batam, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kepri, dan Polresta Barelang berhasil mengungkap penyimpanan sabu dan telepon genggam ilegal.  

Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Batam, Yugo Indra Wicaksi, dengan menyasar sejumlah blok hunian yang diduga menjadi lokasi penyimpanan barang terlarang. Hasil penyisiran menemukan 1 paket kecil sabu, dan 1 unit handphone yang disembunyikan secara rapi oleh warga binaan.  

Baca juga: Operasi Patuh Seligi 2025 Digelar 14–27 Juli, Ini Daftar Pelanggaran yang Jadi Sasaran

"Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari narkoba dan barang terlarang. Kami tidak akan tolerir pelanggaran apa pun di dalam Lapas," tegas Yugo, Jumat, 11 Juli 2025.

Enam narapidana yang terbukti terlibat dalam kepemilikan narkoba dan handphone ilegal segera dilimpahkan ke Polresta Barelang untuk proses hukum lebih lanjut. Langkah ini menegaskan sinergi antara Lapas Batam dan aparat kepolisian dalam pemberantasan narkoba.  

"Pelimpahan ini adalah bukti nyata kolaborasi kami dengan Polresta Barelang untuk memberantas narkoba hingga ke akarnya. Kami berkomitmen penuh mendukung penegakan hukum," tambah Yugo.  

Kepala Binda Kepri, Brigjen TNI Bonar Panjaitan, menyambut baik hasil operasi tersebut. Ia menilai keberhasilan ini memperkuat citra Lapas Batam sebagai institusi yang serius dalam pembinaan dan pengamanan.  

Baca juga: PT Tri Tunas Unggul (TTU) Belum Bayar Kompensasi, Warga Desa Limbung Geram

"Binda Kepri siap mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba, baik di dalam maupun luar Lapas dan Rutan di wilayah Kepri," tegas Bonar.  

Operasi ini menjadi peringatan keras bagi warga binaan lainnya bahwa pihak Lapas dan aparat keamanan terus mengawasi aktivitas ilegal di lingkungan pemasyarakatan.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :