Kondektur Cewek Bus Damri Alami Pelecehan Fisik Dua Pria di Batuaji
Dua orang pelaku diduga melakukan pelecehan secara fisik kepada kondektur Damri di Batam.
Batam, Batamnews – Seorang wanita yang bekerja sebagai kondektur sekaligus petugas tiketing bus Damri Trans Batam menjadi korban pelecehan fisik saat bertugas, Selasa sore, 24 Juni 2024.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan lampu merah Putri Hijau, Batuaji, Kota Batam.
Korban bernama Ernestine mengaku trauma berat usai mengalami tindakan kasar dari dua pria tak dikenal yang mengendarai satu sepeda motor secara berboncengan.
Baca juga: 5 Tewas dalam Kebakaran Kapal Tanker FSO Federal II di Galangan Kapal Batam
Dalam keterangannya kepada media, Ernestine menceritakan kronologi kejadian.
Saat itu ia sedang mengeluarkan tangan melalui jendela bus untuk menghentikan kendaraan lain yang hendak masuk ke jalur bus mereka. Tiba-tiba, dua pria dari arah belakang langsung menarik-narik tangannya.
“Saya shock banget, tiba-tiba tangan saya ditarik-tarik dari luar jendela sama dua orang laki-laki yang berboncengan. Waktu bus kami berhenti dan menghalangi mereka, saya tanya apa maksudnya, tapi malah dikasih jari tengah dan mereka langsung kabur,” ujar Ernestine dengan nada emosional.
Ia berharap pelaku bisa dikenali dan diberi tindakan tegas agar tidak ada korban lain ke depannya.
Ernestine juga meminta agar video yang memperlihatkan situasi pasca-kejadian bisa membantu menyebarkan kesadaran publik dan memberi efek jera pada pelaku.
“Mohon disebarkan muka pelaku kak, saya trauma banget. Biar ada efek jera dan gak ada lagi korban selanjutnya,” tambahnya.
Kasus ini diharapkan mendapat perhatian serius dari pihak berwajib serta manajemen transportasi Damri dan Trans Batam agar dapat meningkatkan pengamanan terhadap petugas dan penumpang di lapangan.

Komentar Via Facebook :