Proyeksi Ekonomi Batam 2025: Investasi & Pariwisata Tetap Jadi Andalan Meski Ada Revisi Anggaran
Sidang Paripurna DPRD Kota Batam untuk menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.
Batam, Batamnews – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kota Batam untuk menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.
Sidang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam pada Senin, 2 Juni 2025, sebagai wujud komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Penyampaian rancangan perubahan ini mengacu pada Pasal 162 Ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
Baca juga: Penertiban Reklame Ilegal di Batam: 68 Sudah Dibongkar, Sisanya Kena Paksa Pemkot
Wali Kota Amsakar menjelaskan bahwa penyesuaian asumsi ekonomi makro serta kebijakan pendapatan dan belanja daerah dilakukan untuk menjaga kesinambungan pembangunan yang adaptif terhadap dinamika ekonomi.
"Penyesuaian ini penting untuk memastikan kebijakan fiskal daerah tetap responsif terhadap realitas dan tantangan ekonomi yang kita hadapi bersama," tegas Amsakar dalam paparannya.
Dalam presentasinya, Wali Kota memaparkan beberapa indikator kunci yaitu Pertumbuhan Ekonomi: Diproyeksikan pada kisaran 6,8%–7,5%, mengalami revisi minor dari proyeksi awal 6,8%–7,6%.
Baca juga: Jadwal dan Zonasi PMB 2025/2026 TK dan SD di Tanjungpinang – Cek Wilayah Sekolahmu!
Sektor Unggulan: Investasi, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, dan pariwisata tetap menunjukkan tren positif.
Penyesuaian ini mencerminkan upaya Pemerintah Kota Batam dalam mengoptimalkan anggaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.
Komentar Via Facebook :