Rumah Kades Jambi Diseruduk Massa Gara-gara Chat Mesum dengan Istri Warga

Rumah Kades Jambi Diseruduk Massa Gara-gara Chat Mesum dengan Istri Warga

Sidang Kepala Desa yang dihadiri camat dan warga gara-gara chat mesum kepala desa.

Nurjali

Jambi, Batamnews – Rumah Kepala Desa (Kades) Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, digeruduk ratusan warga pada Senin, 26 Mei 2025 malam. Aksi massa ini merupakan buntut dari kasus dugaan chat mesum yang dilakukan oknum Kades AG dengan istri seorang warga.  

Kasus ini bermula ketika AG diduga mengirim pesan tidak senonoh kepada seorang perempuan bernama E, yang merupakan istri sah dari warga setempat, S. Merasa tidak terima, E melaporkan hal tersebut kepada suaminya, yang kemudian mengadukan persoalan ini ke pemerintahan desa.  

Perkara ini sempat dibahas dalam rapat adat di Kantor Camat Kumpeh Ulu. Hasilnya, sang Kades dijatuhi denda adat sebagai bentuk pertanggungjawaban.  

Baca juga: Kerja Tak Kenal Lelah! Li Claudia Pantau Langsung Pembongkaran Reklame Ilegal di Batam

Pada Senin malam, warga kembali berkumpul di gedung olahraga Desa Kota Karang dengan harapan mendengarkan permintaan maaf langsung dari AG kepada keluarga korban dan masyarakat. Namun, meski telah berjanji hadir, AG tak kunjung muncul.  

Kekecewaan warga memuncak. Mereka kemudian bergerak menuju rumah Kades, namun menemukan rumah tersebut terkunci dan sepi. Massa pun berorasi sambil meneriakkan tuntutan: 

“Turunkan Kepala Desa, turun!” 

Tak berhenti di situ, warga juga mendatangi kantor desa dan menyegel ruang kerja Kades sebagai bentuk protes. 

“Ruangan disegel warga desa Kota Karang”, demikian tulisan yang terpampang di pintu ruangan tersebut.  

Baca juga: Viral! Kapal Nelayan Anambas Hancur Berkeping Dihantam Ombak di Tanjung Biawak

Insiden ini menjadi sorotan publik, memicu diskusi tentang etika pemimpin dan tanggung jawab moral. Pihak berwajib diharapkan segera menindaklanjuti laporan warga untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.  

Video aksi warga yang viral menunjukkan kerumunan massa di depan rumah dan kantor Kades, memperlihatkan betapa emosi masyarakat memuncak akibat kasus ini. Laporan lebih lanjut masih ditunggu perkembangan dari pihak terkait.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :