Masyarakat Desa Prayun Tuntut Nonaktifkan Kepala Desa, Kadis PMD Janji Segera Panggil 

Masyarakat Desa Prayun Tuntut Nonaktifkan Kepala Desa, Kadis PMD Janji Segera Panggil 

Warga Desa Prayun saat melakukan aksi demo tuntut kepala desa untuk turun.

Nurjali

Batamnews, Karimun - Perwakilan masyarakat Desa Prayun menggelar pertemuan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Karimun untuk menyampaikan sejumlah tuntutan. 

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari aksi demo warga yang memprotes kinerja Kepala Desa Prayun, Tarub Mardiono.  

Dalam rapat tersebut, masyarakat mengajukan empat poin tuntutan utama, salah satunya adalah meminta Kepala Desa Prayun untuk dinonaktifkan.  

Empat Poin Tuntutan diantaranya Kepala Desa Prayun dinilai gagal memenuhi janjinya untuk menyelesaikan semua kegiatan desa dalam waktu dua minggu. Hingga saat ini, janji tersebut belum terealisasi.  

Baca juga: Program Seragam Sekolah Gratis untuk Pelajar SD-SMP di Karimun Terancam Dihentikan

Kemudian Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Provinsi yang dialokasikan untuk RT/RW, kader Posyandu, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak disalurkan.  

“Dalam APBDes perubahan yang dilakukan pada Desember 2024, dana tersebut seharusnya sudah dicairkan,” ungkap Kepala Dinas PMD Kabupaten Karimun, Jackie Stewart Touw.  

Terdapat beberapa proyek pembangunan desa tidak selesai, termasuk upah pekerja yang belum terbayarkan. Laporan kegiatan dan pertanggungjawaban tahun anggaran 2024 dinilai tidak transparan. 

Selain itu, ada sejumlah kegiatan lain yang bermasalah, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), gaji guru rumah baca, PMT Lansia, dan insentif kader.  

Baca juga: Penahanan Dua Tersangka Korupsi DLH Karimun Diperpanjang 30 Hari
 
Jackie Stewart Touw menyatakan bahwa laporan aspirasi masyarakat telah diterima. Selanjutnya, pihaknya akan memanggil Kepala Desa Prayun untuk melakukan klarifikasi.  

“Kami akan melakukan monitoring langsung ke desa serta berkoordinasi dengan inspektorat dan Bupati terkait permasalahan ini,” tegasnya.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :