Fakta Terkini Kasus Viral Pertalite Pakai Jerigen di Batam: Pelaku Libatkan Anak di Bawah Umur!

Fakta Terkini Kasus Viral Pertalite Pakai Jerigen di Batam: Pelaku Libatkan Anak di Bawah Umur!

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Zamrul Aini saat memimpin ekspose perkara penyelwengan BBM bersubsidi di Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews – Viralnya video pengisian pertalite bersubsidi pakai drigen, yang kini sudah terdapat tersebut, pelaku terungkap juga melibatkan anak di bawah umur dalam melakukan aksinya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabil, Batam. 

Hal ini terungkap setelah penyelidikan kepolisian terkait kasus yang viral di media sosial. Meski demikian, kepolisian belum menetapkan anak tersebut sebagai tersangka. 

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Zamrul Aini, menjelaskan bahwa status anak tersebut masih sebagai saksi.  

"Kami masih berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum mengenai orang yang mengisi Pertalite di SPBU pada Minggu, 27 April 2025 lalu," kata Zamrul dalam ekspose perkara di Mapolda Kepri, Rabu, 7 Mei 2025.

Baca juga: Pelanggan SPBU Kabil Kecewa, Diduga Ada Permainan dalam Pengisian BBM

Zamrul menegaskan bahwa pelaku dalam video viral yang memperlihatkan pengisian Pertalite menggunakan jerigen adalah seorang anak kecil. "Jadi statusnya saat ini masih sebagai saksi," ujarnya.  

Menurut Zamrul, Pertalite yang diisikan ke jerigen rencananya akan dijual ke pengecer eceran di pinggir jalan. 

"Kami dilema juga. Kami harap pengendara semakin sadar dan membeli BBM subsidi di tempat yang seharusnya, seperti SPBU," katanya.  

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak ingin terlalu fokus pada pengecer di pinggir jalan, melainkan pada modus penjualan di tempat berizin yang disalahgunakan.  

Kasus ini bermula dari video yang diunggah oleh Batamnews pada Minggu pagi, 27 April 2025, sekitar pukul 03.40 WIB. Video tersebut memperlihatkan seorang pelanggan SPBU di Kabil, Romida, yang kecewa karena dilarang mengisi Pertalite dengan alasan persiapan audit.  

Baca juga: Tindak SPBU Nakal, Polda Kepri Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penyelewengan BBM di SPBU Kabil

Namun, tak lama kemudian, Romida melihat seorang pengendara becak dengan jerigen justru diizinkan mengisi Pertalite di pompa yang sama. 

"Ini apaan ni ngisi-ngisi pakai jerigen. Orang miskin begini enggak dikasih," protes Romida dalam video.  

Ia menduga ada permainan antara petugas SPBU dengan pelaku penjualan BBM ilegal. Salah satu petugas sempat menawarkan pengisian gratis sebagai permintaan maaf, tetapi Romida menolak karena masalah utamanya adalah ketidakadilan dalam pelayanan publik.  

Hingga kini, penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap lebih jauh keterlibatan pihak-pihak terkait. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :