Faras Bunuh Hafiz Gara-gara Dibully 'Bongak' Selama 3 Tahun, Kapolresta Barelang Beberkan Motif Dendam
Kapolresta Barelang saat menanyakan kejadian terhadap Faras (Foto:Tommy Purniawan)
Batam, Batamnews - Pengakuan mengejutkan dilontarkan oleh Faras saat dihadirkan di depan media di Mapolresta Barelang.
Di hadapan Kapolresta Barelang, ia mengaku menyesal atas perbuatannya, namun di balik penyesalan itu, ia merasa puas telah membalaskan dendam yang dipendamnya selama tiga tahun empat bulan terakhir.
Dengan suara lirih saat diperiksa Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin, Faras mengakui penyesalannya telah membunuh korban yang merupakan warga satu kampungnya di Kampar, Riau.
Baca juga: Banjir Parah di Batam! Ruko Pasir Putih Bengkong Terendam, Arus Lalu Lintas Lumpuh
"Saya kesal, sudah 3,4 tahun saya dibully," ujarnya.
Ketika ditanya apakah ia dalam keadaan sadar dan sehat saat melakukan penikaman, Faras mengaku benar-benar sadar.
Dendamnya muncul karena korban kerap memanggilnya "Bongak"—istilah dalam bahasa Indonesia yang berarti "bodoh" —setiap kali mereka bertemu.
"Kesal, karena dia selalu panggil aku Bongak," katanya.
Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Hafiz: Adegan 28-29 Tunjukkan Leher Korban Tergorok Sadis
Soal permintaan maaf kepada keluarga korban, Faras mengklaim sudah melakukannya. Namun, keluarga korban disebut masih belum bisa menerima permintaannya.
Komentar Via Facebook :