Rekonstruksi Pembunuhan Berna Rivaldo di Karimun: Ibu Korban Berteriak 'Tega Kau, Luwis!
Ibu korban beserta keluarga berteriak histeris saat melihat proses rekonstruksi pembunuhan di Karimun.
Karimun, Batamnews - Isak tangis keluarga korban pembunuhan, Berna Rivaldo, pecah saat menyaksikan pelaku memeragakan adegan dalam rekonstruksi yang digelar kepolisian.
Rekonstruksi dilakukan di beberapa lokasi, dimulai dari kawasan dekat rumah korban dan pelaku di Telaga Tujuh, Kelurahan Sei Lakam Barat. Selain dihadiri keluarga korban, proses ini juga menarik perhatian warga setempat.
Awalnya, keluarga korban terlihat tenang menyaksikan rekonstruksi. Namun, tak lama setelah dimulai, tangis ibu dan kakak korban meledak.
Baca juga: Skenario Bunuh Diri Gagal, Pelaku Pembunuhan di Karimun Perankan 34 Adegan di 4 Lokasi
Mereka berusaha mendekati pelaku sambil berteriak, "Tega kau ya, Luwis! Tega kau! Pembunuh!" ujar Ermawati, ibu korban.
Petugas kepolisian yang berjaga segera mengamankan situasi dan mencegah keluarga korban mendekati pelaku agar tidak mengganggu proses rekonstruksi.
Namun, karena banyaknya warga yang hadir, pelaku sempat diserang oleh keluarga korban. Meski demikian, proses rekonstruksi tetap berjalan lancar.
Proses Rekonstruksi di Beberapa Lokasi
- Lokasi Pertama: Kawasan dekat rumah korban dan pelaku di Telaga Tujuh.
- Lokasi Kedua: Coastal Area.
- Lokasi Ketiga: Lampu merah depan RSUD Muhammad Sani.
- Lokasi Terakhir: Sebuah pondok di Jalan Poros, tempat pelaku dan korban sebelumnya terlibat perkelahian hingga korban tewas dicekik di bagian leher.
Baca juga: Pemda Karimun Fokus Tingkatkan SDM dan Alat Kesehatan di RSUD Kundur
Di lokasi terakhir, keluarga korban kembali berusaha menyerang pelaku, tetapi dihalangi oleh petugas.
Ibu korban kembali meluapkan kemarahan, kebencian, dan kesedihannya dengan berteriak, "Pembunuh kau! Pembunuh kau!" saat melihat Luis digiring polisi.
Setelah 34 adegan rekonstruksi selesai, tersangka Luis langsung diamankan untuk menghindari upaya penyerangan lebih lanjut dari keluarga korban.

Komentar Via Facebook :