Warga Tanjungpinang Akhirnya Buka Sendiri Cross Barrier di KM 8 Usai Demo, Ditengah Hujan Deras
Sejumlah warga terlihat membuka pembatas yang dipasang, ditengah guyuran hujan deras setelah demo dari pagi.
Tanjungpinang, Batamnews – Puluhan warga dari kawasan Melayu Kota Piring dan Pinang Kencana, Tanjungpinang, melakukan aksi unjuk rasa di persimpangan Kilometer 8 pada Rabu, 9 April 2025.
Mereka menuntut pembukaan cross barrier yang selama ini menghalangi akses jalan utama. Aksi dimulai sejak pukul 08.00 WIB, dengan massa membawa spanduk dan meneriakkan tuntutan agar pembatas jalan segera dibuka.
Warga mengeluh karena penutupan akses tersebut memaksa mereka memutar jauh untuk beraktivitas sehari-hari.
Baca juga: Lori Buah Tumpah di Jalan Mukakuning-Tanjung Uncang, Sopir dan Warga Adu Mulut
“Sudah lama ditutup, tapi tidak ada kejelasan. Kami lelah harus memutar setiap hari,” ujar Wardi, salah satu peserta aksi, dengan nada kesal.
Aksi berlangsung hingga siang hari, dan meskipun hujan deras mengguyur Tanjungpinang, warga nekat membuka paksa pembatas jalan tersebut. Sejumlah petugas kepolisian terlihat mengawasi situasi, namun tidak ada upaya penahanan.
“Kami minta Wali Kota dan Gubernur turun tangan. Jangan tutup mata. Buka sekarang juga!” tegas Wardi.
Baca juga: Polres Lingga Selidiki Berita Soal Dugaan Bank Plat Merah Gelapkan Dana Nasabah di Salah Satu Media
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah setempat terkait pembukaan paksa tersebut. Warga berharap aksi mereka didengar dan solusi permanen segera diberikan.

Komentar Via Facebook :