Lori Buah Tumpah di Jalan Mukakuning-Tanjung Uncang, Sopir dan Warga Adu Mulut

Lori Buah Tumpah di Jalan Mukakuning-Tanjung Uncang, Sopir dan Warga Adu Mulut

Anggota Satlantas Polresta Barelang saat mendatangi tempat kejadian.

Nurjali

Batam, Batamnews – Sebuah video yang memperlihatkan lori pengangkut buah mengalami tumpah muatan di jalan dari arah Mukakuning menuju Tanjung Uncang sempat viral pada Selasa, 5 April 2025 lalu. 

Dalam video tersebut, terlihat perselisihan antara sopir lori dan warga yang berusaha mengambil buah yang berserakan di jalan.  

Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polresta Barelang AKP Afiditya Arief Wibowo menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa lokasi kejadian. Namun, tidak ada laporan resmi yang masuk ke Polsek maupun Unit Lakalantas. 

"Saat tiba di lokasi, kendaraan tersebut sudah tidak ada. Kejadiannya memang terjadi, tetapi tidak ada laporan resmi," ujar Afid saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 8 April 2025 sore.  

Baca juga: Apa Saja Fitur Taman Instagramable Digagas Amsakar & Li Claudia di Baloi Indah? Ini Detailnya!

Saksi mata, Erma Subakti (45), yang berada di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa muatan buah dari lori tersebut tumpah ke taman jalan. Banyak pengendara yang berhenti untuk membantu memunguti buah yang berserakan. 

Namun, terjadi adu mulut antara sopir dan warga yang berusaha mengambil buah tersebut. "Ada sedikit keributan, tapi tidak sampai berkelahi, hanya adu mulut saja," kata Erma, seperti disampaikan kembali oleh Afid.  

Berdasarkan pemeriksaan di TKP, Afid dan tim menduga bahwa tumpahnya muatan buah disebabkan oleh engsel bak kanan lori yang lepas. 

Kondisi kendaraan yang membawa muatan berat dan sedang menikung diduga memperparah kejadian. "Dugaan sementara, karena menikung dengan beban berat ke kanan, engsel bak putus sehingga muatannya terjatuh," jelasnya.  

Baca juga: Kapolresta Barelang Himbau Driver Online di Batam Tolak Orderan Offline

Afid juga menyoroti kontur jalan sebagai faktor potensial penyebab kecelakaan. Ia mengimbau para sopir kendaraan berat untuk memastikan keamanan muatan dan menghindari pelanggaran over dimensi over load (ODOL). 

"Saya himbau agar sopir kendaraan berat mematuhi aturan muatan dan berkendara dengan hati-hati untuk keselamatan bersama. Syukurnya dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa," tegasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :