Dua Nelayan Karimun Hilang Kontak Saat Melaut
Postingan salah satu warga Karimun yang dilaporkan hilang kontak saat sedang melaut.
Batamnews, Karimun - Dua nelayan asal Desa Sanglar, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), dilaporkan hilang kontak saat sedang melaut.
Informasi ini pertama kali diunggah melalui media sosial Facebook oleh akun milik Razali Firzza Rili, yang menyebutkan bahwa kedua nelayan tersebut hilang kontak sejak Kamis sore, 20 Maret 2025.
Dalam postingannya, Razali menulis: "Assalamualaikum Wr Wb. Bagi warga Kecamatan Durai, Moro, Sugie Besar, Inhil, dan sekitarnya, jika melihat Kapal Jaring Kurau ini, mohon bantuannya untuk memberikan informasi."
Baca juga: Bea Cukai Karimun Sita 466.950 Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Kerugian Negara Rp350 Juta
Disebutkan bahwa kedua nelayan tersebut merupakan warga Desa Sanglar, Kecamatan Durai. Mereka hilang kontak sejak Kamis pukul 17.00 WIB, dengan kondisi mesin kapal yang tidak dapat dihidupkan.
Kapal yang digunakan adalah Kapal Jaring Kurau berukuran GT 8, dengan tekong kapal bernama Raja Amri dan ABK bernama Emi.
Postingan tersebut juga menyebutkan bahwa lokasi terakhir kapal berada di perairan Pulau Petong. Pencarian saat ini telah mencapai perairan Tanjung Datok. Razali memohon bantuan masyarakat untuk memberikan informasi jika melihat kapal tersebut.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Karimun, IPTU Sarianto, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan terkait laporan tersebut. "Kami sedang mengecek informasi tersebut," ujar Sarianto.
Baca juga: Dua Sopir di Karimun Berdamai Usai Cekcok dan Perkelahian, Dimediasi Oleh Polisi
Pencarian dan investigasi masih terus dilakukan untuk menemukan keberadaan kedua nelayan yang hilang kontak tersebut.
Komentar Via Facebook :