Demo Mahasiswa Batam Tolak RUU TNI: Tabur Bunga & Cacing Tanah Simbol Matinya Demokrasi

Demo Mahasiswa Batam Tolak RUU TNI: Tabur Bunga & Cacing Tanah Simbol Matinya Demokrasi

Sejumlah Mahasiswa Batam Gelar Tabur Bunga dan Cacing Tanah dalam Aksi Protes di Depan Kantor DPRD Kota Batam, Senin (24/03/2025). (foto. batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews – Puluhan mahasiswa di Kota Batam menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Batam, Senin, 24 Maret 2025 sore. Aksi ini menolak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang baru disahkan pemerintah pusat.  

Para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Supremasi Sipil Bukan Lelucon, Rakyat Ditekan” dan “Rezim Gemuk, Rakyat Remuk”, serta mengangkat kertas berisi penolakan terhadap RUU tersebut. 

Seorang orator menyatakan, aksi ini bisa menjadi yang terakhir sebelum terjadi pembungkaman suara rakyat.  

Baca juga: Tipidter Ditreskrimsus Polda Kepri Selidiki Dugaan Kerusakan Lingkungan di Sungai Baloi Indah, Batam

“Ini mungkin aksi terakhir kita sebelum nantinya ada pembungkaman terhadap suara rakyat,” ujarnya.  

Mereka juga mempertanyakan prioritas pemerintah yang lebih memilih mengesahkan RUU TNI daripada Undang-Undang Perampasan Aset bagi koruptor. 

“Mengapa UU Perampasan Aset tidak disahkan untuk para koruptor?” teriak salah seorang peserta.  

Aksi semakin simbolis saat mahasiswa menaburkan bunga dan cacing tanah yang dibalut bunga kuburan, sebagai lambang matinya demokrasi dan keadilan di Indonesia.  

Baca juga: Bintan Bebas Miskin Ekstrem! Bupati Roby Laporkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 8,89%

Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa masih bertahan di lokasi sambil menyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk perlawanan.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :