Pegawai Imigrasi Batam Tersangka Kasus Kaburnya Tahanan WN Singapura, Ini Perannya

Pegawai Imigrasi Batam Tersangka Kasus Kaburnya Tahanan WN Singapura, Ini Perannya

Tersangka memakai baju tahanan di Polresta Barelang. (foto: edo)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Polresta Barelang menetapkan seorang pria bernama Manasar Siagian menjadi tersangka terkait kaburnya seorang tahanan Imigrasi Batam asal Singapura, Darma Bahadur Chettri alias Sam Chettri. Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik kembali menetapkan seorang pegawai Imigrasi Batam yaitu Zul. Pria ini sebelumnya hanya menjadi saksi.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Yoga buanadifta Ilafi, mengatakan bahwa setelah dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari Manasar, Zul ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus melepaskan tahan Imigrasi.

"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan sudah mengakui dan dari hasil lidik, dia sudah kita jadikan tersangka," Ujar Yoga.

Dari keterlibatan Zul dalam membebaskan tahanan Imigrasi tersebut, ia mendapat uang sebesar 5.250 dolar Singapura.

"Tersangka mengakui, ia mendapat 5.250 dolar dan sebagian telah digunakan untuk membeli beberapa barang," kata Kompol Yoga Buanadifta Illafi, Jumat (11/3/2016) sore.

Untuk sementara ini, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka yang terlibat dalam melepaskan tahanan Imigrasi," kita masih dalam proses pemeiksaan, apakah ada tersangka lainnya yang terlibat," terang Yoga.

Dari hasil penyelidikan polisi diketahui bahwa Manasar Siagian mendapat upah sebesar 40.000 dolar Singapura yang dibayarkan secara tunai melalui seorang laki-laki yang berdomisili di Batam.

Setelah berhasil melakukan aksinya membawa lari tahanan Imigrasi Batam, Manasar membayar uang jasa Zul, kemudian Manasar mengatur keberangkatan tahanan tersebut untuk masuk ke Malaysia melalui pelabuhan tikus dengan membayar orang sebesar Rp 70 juta.

Setelah berhasil membawa kabur Damar, lalu Manasar melakukan pesta di Windsor Foodcourt dan keesokan harinya ia berangkat ke Sumatera Utara. Manasar akhirnya ditangkap di Medan.

(edo)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :