Dugaan Suap WN Singapura ke Pejabat Imigrasi

KPK Minta Kapolresta Barelang Usut Tuntas Kasus Dugaan Suap Imigrasi

KPK Minta Kapolresta Barelang Usut Tuntas Kasus Dugaan Suap Imigrasi

Irjen Basarian Panjaitan, Wakil Ketua KPK (Foto: Widodo Jusuf)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kasus dugaan suap (gratifikasi) yang diduga melibatkan pegawai Imigrasi Kelas I Batam dapat perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.

"KPK meminta Kapolres Barelang Kombes Pol Helmy Santika untuk segera mengusut tuntas supaya tidak terulang dan jangan jangan bukan hanya Jul serta Manasar Siagian alias Rock and Rol yang terlibat,” ujar Basaria saat dihubungi batamnews.co.id, Jumat (11/3/2016).

Basaria menilai, penyidik harus jeli dalam mengungkap kasus ini. Termasuk mendalami adanya keterlibatan pihak lain di Imigrasi.

“Sebab untuk kasus tahanan kabur ini bisa lebih dari dua orang itu saja,” ujar mantan Direktur Kriminal Umum Polda Kepri itu.

Menurut Basaria, Kapolres Barelang Kombes Pol Helmy Santika harus mendalami kasus tersebut dengan teliti.

Dugaan gratifikasi di Imigrasi itu bermula dari kaburnya Damar Bahadur Chettri, warga negara Singapura yang kabur dari tahanan atau detensi Imigrasi Batam. 

Dam Chettri merupakan tahanan dugaan pemalsuan identitas dan paspor Indonesia. Ia diketahui sebagai warga negara Singapura. Motif pemalsuan masih didalami pihak berwajib.

Sam Chettri diduga memberikan uang suap sebesar 40.000 dolar Singapura ke seorang biro jasa, Manasar Siagian, untuk membebaskannya. Manasar kemudian menyogok pegawai Imigrasi berinisial Jul. 

Pegawai Imigrasi tersebut menurut pihak kepolisian kecipratan Rp100 juta, sewa pompong membawa kabur Sam Chettri ke Johor Malaysia sekitar Rp70 juta. 

Sam Chettri kabur ke Malaysia. Ia kemudian ditangkap. Sedangkan Manasar usai menerima uang dolar tersebut sempat menggelar pesta pora di Batam dan kabur ke Medan Sumatera Utara. Ia kemudian ditangkap jajaran Polresta Barelang di Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara. 

Saat ini polisi masih terus mendalami pemeriksaan kasus tersebut. 

 

[jim]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :