PT Sarana Bangun Sejahtera Klarifikasi Insiden Teluk Bakau, Nongsa: "Kami Mohon Maaf"
Humas PT. SBS, Yusuf Lase. (Foto. Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews - Polemik yang terjadi di lahan Teluk Bakau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sempat menjadi sorotan publik setelah seorang pria berbaju batik terlibat adu argumen dengan anggota DPRD Batam.
Terkait kejadian tersebut, PT Sarana Bangun Sejahtera (SBS) memberikan klarifikasi resmi.
Humas PT SBS, Yusuf Lase, menyatakan bahwa pihak perusahaan sama sekali tidak mengetahui konflik yang terjadi sebelumnya.
Menurut Yusuf, insiden tersebut bermula saat alat berat perusahaan yang hendak memasuki lokasi dihentikan oleh sejumlah orang, sehingga memicu ketegangan di lapangan.
"Kami dari perusahaan tidak mengetahui adanya masalah di lokasi tersebut. Kami tidak ada konflik dengan pihak mana pun. Namun, ketegangan muncul karena alat berat kami beberapa kali dihentikan, sehingga tim kami emosi. Kami mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang pantas," ujar Yusuf saat diwawancarai, Rabu, 11 Desember 2024 malam.
Dalam insiden tersebut, Abi, salah satu pemegang vendor alat berat, terlibat dalam kericuhan yang viral tersebut. Yusuf menjelaskan bahwa Abi sama sekali tidak bermaksud menyinggung atau melawan anggota DPRD Batam.
"Pak Abi tidak tahu kalau yang ada di lokasi adalah anggota DPRD Batam. Dia mengira mereka adalah perwakilan perusahaan lain. Atas kesalahpahaman ini, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya, terutama kepada Dewan dan masyarakat Batam," tegas Yusuf.
Yusuf juga menambahkan bahwa insiden ini sebenarnya dipicu oleh konflik yang melibatkan pihak lain di lahan yang tengah dikerjakan PT SBS. Akibatnya, aktivitas alat berat perusahaan menjadi terhambat.
Baca juga: Polsek Lubuk Baja Tangkap Pemain Lama Curanmor di Tanjung Uma, Belasan Motor Jadi Sasaran
"Permasalahan ini sebenarnya berasal dari pihak lain, tapi kami terkena imbasnya. Kami sangat menyesalkan hal ini dan meminta maaf jika kejadian ini mengganggu kenyamanan pihak mana pun," ujar Yusuf.
Sebagai bentuk tanggung jawab, PT SBS memastikan akan menjaga komunikasi dan koordinasi yang lebih baik di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
"Sekali lagi, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada anggota DPRD Batam dan masyarakat atas insiden ini," tutup Yusuf.

Komentar Via Facebook :