Selebgram Medan Dilaporkan ke Polisi Usai Komentar, Sebut Suruh Yesus Potong Rambut

Selebgram Medan Dilaporkan ke Polisi Usai Komentar, Sebut Suruh Yesus Potong Rambut

Ilustrasi

Nurjali

Medan, Batamnews — Seorang selebgram di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), viral dan menuai kontroversi setelah menyampaikan komentar yang dinilai menyinggung umat Kristiani. 

Selebgram tersebut, yang dikenal dengan akun TikTok @ratuentokglowskincare, dilaporkan ke Polda Sumut oleh seorang warga bernama Daniel Simangunsong. 

Laporan tersebut resmi diterima pihak kepolisian dengan nomor: STTLP/B/1375/X/2024/SPKT/Polda Sumut. Kejadian ini bermula dari sebuah video yang beredar luas di media sosial, di mana selebgram tersebut terlihat menunjukkan foto Tuhan Yesus di layar ponselnya, sembari menyuruh agar Yesus "memotong rambut" agar tidak menyerupai perempuan.

“Jangan menyerupai perempuan, rambut harus dicukur, hmmm biksu kali ah. Kau cukur, heh, kau cukur rambut kau, ya. Jangan sampai kau menyerupai perempuan, kau cukur, dicukur biar jadi kek bapak dia. Dicukur, kalau laki-laki rambutnya harus botak, dicukur cepak, cukur woi,” ujar selebgram itu dalam video yang diunggahnya.

Baca juga: Jadwal Bola Malam Ini: 4-6 Oktober 2024 - Liga Italia, Liga Spanyol, Liga Inggris, dan Liga Jerman Live

Daniel Simangunsong, selaku pelapor, merasa bahwa tindakan tersebut sangat melukai perasaan umat Kristiani karena mengolok-olok sesuatu yang dianggap sakral. 

"Kami melaporkan akun TikTok atas nama Ratu Entok. Yang paling mengena adalah saat dia menyebut ‘cukur rambut, cukur rambut mu wei’ sembari menunjukkan gambar Tuhan Yesus yang kita ketahui secara umum sebagai simbol sakral bagi agama Kristen," kata Daniel usai melaporkan kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pernyataan selebgram tersebut diduga dilakukan saat siaran langsung (live) di akun media sosialnya. Video tersebut direkam oleh salah satu netizen yang kemudian menyebarkannya hingga viral di berbagai platform.

"Yang kita ketahui dia melakukan itu disaat live. Namun, ada orang yang mengikuti dan menyimpan video saat live-nya itu," tambah Daniel.

Lebih lanjut, Daniel menyatakan kekecewaannya atas pernyataan yang dibuat oleh selebgram tersebut. Menurutnya, aksi ini telah melukai hati banyak umat Kristen, dan ia berharap pihak kepolisian dapat segera memproses laporannya. 

Baca juga: Dua Mahasiswa di Pekanbaru Jadi LGBT Cabuli Anak di Bawah Umur, Kenalan Lewat Media Sosial

“Yang sangat kita sesalkan adalah tindakan dari Ratu Entok yang telah melukai hati sebagian masyarakat, khususnya umat Kristen. Kami meminta agar Polda Sumut menindaklanjuti laporan ini. Meskipun secara pribadi kita sudah memaafkannya, dia tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum, sesuai aturan yang berlaku," pungkas Daniel.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan menunggu perkembangan lebih lanjut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :