Lingga Pamerkan Kekayaan Kuliner di MTQH Kepri 2024 di Batam, Ada Laksa hingga Mie Repet

Lingga Pamerkan Kekayaan Kuliner di MTQH Kepri 2024 di Batam, Ada Laksa hingga Mie Repet

Mie Repet yang dihadirkan di Stand Bazar Kabupaten Lingga. (Foto: Mutiara/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadist (MTQH) ke-X tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berlangsung di Kota Batam, Kabupaten Lingga tidak hanya menunjukkan kemampuan tilawah para pesertanya, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk memperkenalkan dan memamerkan kekayaan kuliner tradisionalnya. 

Ada banyak kuliner lokal yang dipamerkan, mulai dari kue bangkit, lampam, kue tepung bawang, hingga tiga hidangan seperti dodol, mie repet sagu, dan laksa yang menjadi primadona di acara tersebut.

1. Dodol Lingga

Makanan tradisional Melayu ini dikenal dengan tekstur kenyal dan rasa manis yang khas, dibuat dari tepung ketan, gula kelapa, dan santan. Proses pembuatannya yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian menjadi salah satu alasannya dodol sangat dihargai, sering disajikan di acara adat dan perayaan sebagai simbol keramahtamahan.

Baca juga: Pelantikan IKABSU Lingga Periode 2023-2028 Akan Diwarnai Tarian Tor Tor dan Nuansa Budaya Sumatera Utara

2. Mie Repet Sagu

Kuliner unik ini dibuat dari bahan dasar sagu yang dicampur dengan rempah-rempah pilihan, menghasilkan cita rasa khas dengan tekstur yang membedakannya dari mie biasa. Mie repet sagu biasanya disajikan dengan tambahan ikan atau udang, menawarkan sajian yang lezat dan bergizi.

3. Lakse/Laksa

Laksa yang juga berbahan dasar sagu sebagai bahan dasar utama juga menjadi daya tarik di stand Kabupaten Lingga. Laksa biasanya ada dua varian, yakni goreng dan kuah. Rasanya yang gurih membuat kuliner satu ini banyak disukai.

Kehadiran stand kuliner Lingga di arena MTQH menarik banyak pengunjung, yang tidak hanya ingin menyaksikan pertandingan tilawah, tetapi juga tertarik untuk mencicipi keunikan dari kuliner Lingga.

Baca juga: Kapolres Lingga Kunker ke Polsek Daik dan Senayang, Turut Salurkan Bansos untuk Warga

Acara ini tidak hanya memperkuat tali silaturahmi antar umat beragama, tetapi juga mengangkat potensi ekonomi lokal melalui promosi kuliner. Dengan begitu, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga sarana efektif untuk pelestarian dan promosi budaya serta makanan khas daerah.

Penulis: Mutiara Prastika

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :