Kejari Tanjungpinang Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi ke Jaksa Penuntut Umum

Kejari Tanjungpinang Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi ke Jaksa Penuntut Umum

Salah satu Koruptor mengenakan rompi baju tahanan Kejaksaan.

Tanjungpinang, Batamnews – Penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjungpinang dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi. 

Kasus ini terkait Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kota Tanjungpinang di Kawasan Senggarang Tahun Anggaran 2019 dan Pembangunan Gedung Kelas Belajar (Kampus) UMRAH Tahun 2019-2020.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Denny Anteng Prakoso, mengonfirmasi pelaksanaan penyerahan tersebut. 

“Pelaksanaan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) di Kejari Tanjungpinang terhadap dua tersangka, Erwan Yuni Suryanta, S.T dan Dodi Sugiarto, telah dilakukan,” ujarnya.

Baca juga: Nakhoda Pertanyakan Alasan KLHK Tahan Dokumen Keimigrasian ABK Kapal MT Arman 114

Dalam proses Tahap II ini, Tim JPU terlebih dahulu memeriksa kedua tersangka yang didampingi penasihat hukum masing-masing. 

Pemeriksaan ini untuk melengkapi berita acara penerimaan dan penelitian berkas perkara, termasuk barang bukti yang telah disita sebelumnya. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kedua tersangka.

Setelah pemeriksaan, Tim JPU melakukan penahanan terhadap tersangka Erwan Yuni Suryanta berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Nomor: Print-595/L.10.10/Ft.1/05/2024 dan tersangka Dodi Sugiarto berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Nomor: Print-597/L.10.10/Ft.1/05/2024. 

Kedua tersangka ditahan selama 20 hari, dari 15 Mei 2024 hingga 3 Juni 2024, di Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Para tersangka diduga melanggar beberapa pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yaitu:

  1. Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana
  2. Pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana
  3. Pasal 5 ayat (1) huruf a UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
  4. Pasal 5 ayat (1) huruf b UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
  5. Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: PN Tanjungpinang Kabulkan Praperadilan TRC, Penggeledahan dan Penyitaan Loka POM Tidak Sah

Denny Anteng Prakoso menambahkan bahwa penetapan tersangka Erwan Yuni Suryanta dan Dodi Sugiarto berdasarkan hasil penyidikan yang telah memperoleh dua alat bukti yang cukup sesuai Pasal 184 KUHAP. 

Penahanan dilakukan oleh Tim JPU mengacu pada Pasal 21 ayat 1 dan 4 KUHAP dengan pertimbangan syarat subjektif dan objektif, yaitu kekhawatiran tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi tindak pidana, serta ancaman pidana penjara lima tahun atau lebih.

“Proses pelaksanaan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” tutup Denny.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews