Penghuni Ruko OPBC Resahkan Warga Komplek Kembang Sari Orchid

Penghuni Ruko OPBC Resahkan Warga Komplek Kembang Sari Orchid

Penghuni Ruko OPBC Kembang Sari menjemur pakaian dalam di depan rumah warga Kembang Sari Taman Baloi (Foto: Batamnews)

Batam, Batamnews - Penguni ruko Orchid Park Business Centre (OPBC) di Orchird Park, Simpang Jam, Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Kepulauan Riau, mulai meresahkan. Warga Kembang Sari mengaku resah dengan keberadan penghuni.

Pasalnya, para penghuni mulai membuat aktivitas-aktivitas meresahkan ketertiban warga. Diantaranya membangun dapur darurat di depan rumah warga. Membuat bangunan tambahan tanpa izin hingga menjemur pakaian dalam di depan rumah warga.

Beberapa bangunan di lokasi tersebut juga tampak ditambah dan memakan jalur yang seharusnya menjadi drainase. Hingga saat ini ruko tersebut diduga tak memiliki drainase pembuangan di bagian belakang maupun di depan.


Penambahan bangunan yang diduga tak sesuai dengan PBG dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam. (Foto: Batamnews)

"Mereka buat dapur, cuci piring dan buang limbah rumah tangga ke depan rumah warga," ujar seorang warga di Blok B, Komplek Kembang Sari.

Beberapa waktu lalu, pihak warga sudah membahas mengenai permasalah dengan pengembang ruko OPBC. Namun tak ada solusi. Pengembang berjanji membuat pagar pembatas dengan rumah warga, namun tak ditepati. Pengembang terkesan selalu ingkar janji. 

Belum lagi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari pembangunan tersebut yang merusak sejumlah properti warga serta kendaraan. "Kita sudah bosan mendapat janji-janji dari pengembang, sekarang penghuninya mulai meresahkan dan tidak tertib," ujar warga Kembang Sari kepada Batamnews.co.id. 

Pada saat itu, pihak OPBC ketika itu yang diwakili Sodik, pengawas proyek, berjanji mewujudkan keinginan warga. Namun setelah setahun berlalu tak kunjung tereleasasi. Namun lagi-lagi Sodik "menipu" warga Kembang Sari.

Sementara itu, Ketua RW Firdaus beberapa waktu lalu juga telah menggelar rapat dengan warga dan berjanji akan menyampaikan permasalah tersebut kepada pihak pengembang ruko OPBC namun tetap tak mendapat jawaban.

Warga berencana akan menggelar aksi tanda tangan dan memprotes kegiatan meresahkan tersebut. Selain itu juga akan melaporkan hal ini ke Camat Batam Kota serta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam terkait pelanggaran dan fasilitas ruko yang tak mengindahkan pembangunan drainase. 


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews