Pelebaran Jalan di Batam, Pemerintah Tertibkan Belasan Bangunan Liar Baloi

Pelebaran Jalan di Batam, Pemerintah Tertibkan Belasan Bangunan Liar Baloi

Pemerintah Kota Batam, bekerja sama dengan TNI, Polri, Direktorat Pengamanan Aset BP Batam, dan Satuan Polisi Pamong Praja, melakukan penertiban belasan bangunan rumah liar (Ruli) di Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Rabu, 15 Mei 2024. (Foto: Batamnews)

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam, bekerja sama dengan TNI, Polri, Direktorat Pengamanan Aset BP Batam, dan Satuan Polisi Pamong Praja, melakukan penertiban belasan bangunan rumah liar (Ruli) di Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Rabu, 15 Mei 2024. 

Penertiban ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam melaksanakan proyek pelebaran jalan yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan di area tersebut.

"Ada belasan bangunan yang dibongkar," ujar salah seorang pemilik Ruli kepada batamnews.co.id saat diwawancarai.

Baca juga: Kadishub Batam Tanggapi Keluhan Terkait Kebijakan Parkir Berlangganan

Ia menyebutkan, pihaknya juga telah mendapatkan pemberitahuan dari Pemerintah terkait penggusuran tersebut dan warga setempat menerima dan tidak ada penolakan dari warga setempat.

"Pemerintah sudah ada pemberitahuan ke saya untuk pembongkaran ini. Kami sudah antisipasi sejak dapat pemberitahuan pembongkaran itu, cuma masih ada beberapa barang aja yang belum diangkut," ungkapnya.

Sementara, Camat Batam Kota, Firman Hidayat mengatakan, pembongkaran Ruli ini dilakukan untuk pembangunan pelebaran jalan di Wilayah Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota. Perlu diketahui bersama, adapun alasan pelebaran jalan ini dibangun karena untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi pada saat wali murid mengantarkan anak-anaknya ke sekolah.

Baca juga: Perkuat Usaha Tumbuhan Produksi Organik, DKP Serahkan Sertifikat PSAT-PDUK kepada Petani Sayuran Organik Pekanbaru

"Disini terdapat empat sekolahan yakni, SMKN 2, SMAN 20, SMPN 43, dan SMPN 12 dan juga disini merupakan salah satu akses jalan masyarakat untuk ke Pasar Legenda, sehingga Pemerintah melakukan pelebaran jalan bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan memperlancar anak bersekolah," ucapnya.

Ia juga menjelaskan, pihaknya melakukan pembongkaran ini setelah memberikan surat pemberitahuan sebanyak tiga kali ke warga setempat. Selain itu ia menyebutkan, pihaknya juga telah memberikan fasilitas kepada warga untuk membantu mengangkut barang-barang milik warga.

"Pembongkaran hari ini setelah kami berikan surat peringatan tiga kali, namun, masih ada juga beberapa bangunan yang belum dibongkar sehingga kami harus melakukan penertiban. Kamu juga memberikan fasilitas bantuan untuk warga yang ingin memindahkan barang-barang mereka," kata Firman.

(CR1)


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews