Perkuat Usaha Tumbuhan Produksi Organik, DKP Serahkan Sertifikat PSAT-PDUK kepada Petani Sayuran Organik Pekanbaru

Perkuat Usaha Tumbuhan Produksi Organik, DKP Serahkan Sertifikat PSAT-PDUK kepada Petani Sayuran Organik Pekanbaru

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, Maisisco, menyerahkan Sertifikat Izin Edar Komoditas Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri Usaha Kecil (PSAT-PDUK) kepada petani sayuran organik Local Garden di Kota Pekanbaru. (Foto: ist)

Pekanbaru, Batamnews – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, Maisisco, menyerahkan Sertifikat Izin Edar Komoditas Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri Usaha Kecil (PSAT-PDUK) kepada petani sayuran organik Local Garden di Kota Pekanbaru. 

Penyerahan sertifikat ini dilaksanakan di ruang rapat DKP Pekanbaru dan disaksikan oleh Sekretaris DKP Adi Lesmana S.Hut, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Yarnengsih Alam, Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Ismail, serta sejumlah staf, pada Senin, 6 Mei 2024.

H. Maisisco menyerahkan sertifikat registrasi ini kepada pengelola produk sayuran organik, Yulianto Atan. Dari 19 komoditas yang diajukan, 10 komoditas sayuran organik yang ditanam oleh Yulianto Atan mendapatkan registrasi PSAT-PDUK.

Baca juga: Distankan Prediksi Kebutuhan Hewan Kurban Idul Adha 1445 Hijriah di Pekanbaru Tetap Stabil

Maisisco menjelaskan bahwa penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk pengembangan usaha pertanian yang memenuhi standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan konsumsi.

"Dengan registrasi ini, kami harapkan bisa menjadi pemicu sekaligus penggerak untuk usaha pertanian organik Pak Atan agar lebih maju, dikenal, serta bisa bersaing di pasar-pasar besar dan modern," ujarnya kepada wartawan, Selasa, 14 Mei 2024.

Ia juga menjelaskan bahwa sertifikasi ini dapat menjadi bukti bahwa komoditas yang diproduksi telah terdata dan dipantau kualitas, kebersihan, kesehatan, dan keamanannya.

"Saya berharap ini bisa diikuti oleh seluruh pelaku usaha pertanian lainnya di Kota Pekanbaru. Sehingga ke depannya, komoditas sayuran yang dikonsumsi masyarakat di Pekanbaru ini benar-benar sehat dan aman dikonsumsi," tambahnya.

Baca juga: Kapolda Riau dan Pejabat Polda Kirim Bantuan Sembako dan Selimut untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat

Sementara itu, Yulianto Atan mengaku sangat senang bisa mendaftarkan komoditas pertanian yang ditanamnya. "Saya sangat senang sekali karena mendapatkan sertifikat registrasi untuk komoditas sayuran dari pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya Dinas Ketahanan Pangan ini," jelasnya.

Ia berharap sertifikasi ini akan mendukung tumbuh kembang usaha yang dirintisnya, sekaligus menjelaskan besarnya manfaat mengkonsumsi sayuran organik.

"Selama ini kendala yang saya hadapi adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya membeli sayuran yang sehat dan bebas kontaminasi. Saya selalu berusaha menjelaskan, bahkan kepada teman-teman terdekat tentang sayuran organik ini. Tapi mindset masyarakat kita memang beranggapan semua sayuran itu sama, padahal sebenarnya tidak," jelasnya.

Dia berharap sertifikasi dan nomor registrasi ini dapat memperkuat perannya dalam memperkenalkan sayuran organik kepada masyarakat. "Sekarang ini per minggu saya bisa menjual 100 pack, itu kepada teman-teman dan komunitas saja. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak lagi yang membutuhkan sayuran organik ini," pungkasnya.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews