BPS Riau: Inflasi April 2024 Capai 3,99 Persen, Terendah di Kota Pekanbaru

BPS Riau: Inflasi April 2024 Capai 3,99 Persen, Terendah di Kota Pekanbaru

Petugas Listrik sedang memperbaiki listrik di Kota Pekanbaru.

Nurjali

Pekanbaru, Batamnews - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau telah merilis laporan inflasi untuk wilayah Riau periode April 2024. Menurut laporan tersebut, tingkat inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Riau mencapai 3,99 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,22.

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, menyatakan bahwa inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Kampar, mencapai 6,07 persen dengan IHK mencapai 109,32. Sementara itu, inflasi terendah terjadi di Kota Pekanbaru, sebesar 2,96 persen dengan IHK 106,28.

"Inflasi y-on-y ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sepuluh indeks kelompok pengeluaran," kata Asep Riyadi kepada wartawan.

Sepuluh kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan harga termasuk makanan, minuman, tembakau, perawatan pribadi, dan penyediaan makanan dan minuman/restoran.

Baca juga: Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Komoditas yang memberikan andil signifikan terhadap inflasi y-on-y antara lain beras, bawang merah, cabai merah, emas perhiasan, dan Sigaret Kretek Mesin (SKM).

Di sisi lain, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,07 persen. Adapun komoditas yang memberikan andil terhadap deflasi y-on-y antara lain daging ayam ras, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, jengkol, bahan bakar rumah tangga, dan tahu mentah.

"Sementara itu, tingkat inflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Provinsi Riau bulan April 2024 masing-masing sebesar 0,05 persen dan 1,48 persen," tambahnya.

Data ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang dinamika harga di Provinsi Riau, memungkinkan pemangku kepentingan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi perubahan ekonomi.

Baca juga: Hujan Guyur Pekanbaru, Ular Melata Meneror Warga

Dengan demikian, keberlanjutan pemantauan dan analisis terhadap inflasi menjadi penting untuk mengarahkan kebijakan yang dapat menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :