Hujan Guyur Pekanbaru, Ular Melata Meneror Warga

Hujan Guyur Pekanbaru, Ular Melata Meneror Warga

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Burhan Gurning.

Nurjali

Pekanbaru, Batamnews - Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru belakangan ini telah memicu munculnya kekhawatiran baru bagi warga setempat. Bukan hanya genangan air atau kemacetan, tapi ancaman yang lebih menakutkan: ular melata.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Burhan Gurning, mengeluarkan imbauan kepada warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap kemungkinan ular masuk ke dalam rumah saat hujan turun.

"Ular cenderung keluar dari sarangnya ketika terendam air hujan, mereka mencari tempat yang lembab untuk berlindung," ungkap Burhan Gurning kepada wartawan Kamis, 2 Mei 2024.

Belakangan ini, DPKP sudah beberapa kali melakukan evakuasi ular yang muncul di permukiman warga. Dalam beberapa hari terakhir, dua ekor ular berhasil dievakuasi dari pemukiman.

Baca juga: Pj Gubernur Riau Memimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2024 di Balai Pauh Janggi

Burhan menambahkan, "Musim hujan seperti sekarang ini menjadi waktu yang rentan karena ular sering berusaha masuk ke dalam rumah."

Selain memberikan imbauan, DPKP juga memberikan beberapa tips pencegahan kepada warga agar mengurangi risiko ular masuk ke dalam rumah.

Berikut beberapa faktor yang memicu ular masuk ke rumah dan cara menghindarinya:

  1. Tumpukan Barang: Ular menyukai tempat gelap dan lembap seperti sudut-sudut ruangan. Hindari menumpuk barang-barang di halaman belakang rumah atau sudut ruangan.
  2. Kebersihan Rumah: Rumah yang jarang dibersihkan menjadi tempat ideal bagi sarang ular. Membersihkan rumah secara rutin akan mengurangi kemungkinan ular masuk. Selain itu, aroma wangi dapat mengusir ular.
  3. Sumber Makanan: Ular akan mencari makanan, seperti tikus, di sekitar rumah. Pastikan rumah bersih dari sumber makanan bagi ular, seperti tikus yang bersarang di dalam rumah.
  4. Akses ke Rumah: Pastikan tidak ada akses langsung dari habitat ular ke dalam rumah, seperti saluran air atau celah-celah kecil yang tidak terjaga.

Baca juga: Menuju Target UHC 100 Persen: Riau Terus Optimalisasi Kepesertaan JKN

Dengan meningkatkan kesadaran dan mengikuti langkah-langkah pencegahan tersebut, diharapkan dapat mengurangi insiden ular masuk ke dalam rumah dan membantu melindungi keselamatan warga Kota Pekanbaru.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :