DLHK Pekanbaru Imbau Warga Patuhi Jadwal Buang Sampah, Catat Waktunya!
Ilustrasi.
Pekanbaru, Batamnews - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru mengambil langkah koordinasi dengan para camat hingga ketua RT/RW untuk mengingatkan warga agar mematuhi jadwal buang sampah.
Langkah ini diambil menyusul temuan bahwa masih banyak warga yang belum disiplin dalam membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan, "Kami akan mencoba memajukan jadwal pengangkutan sampah. Sekarang, jadwal buang sampah itu pukul 19.00-05.00 WIB."
Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih ada warga yang belum bisa mematuhi jadwal tersebut. Hal ini menyebabkan proses pengangkutan sampah harus menyesuaikan dengan kondisi timbulan sampah yang ada.
Baca juga: Partai NasDem Berpotensi Tambah Jumlah Kursi di DPRD Karimun pada Pemilu 2024
"Kami akan berkoordinasi lagi dengan para camat dan lurah, ketua RT, dan RW. Agar, masyarakat diberitahu terkait jadwal buang sampah," ujar Ingot.
Menurut Ingot, idealnya sampah dibuang tepat waktu. Jika batas waktu buang sampah adalah pukul 05.00 WIB, maka pengangkutan sampah oleh DLHK dimulai pukul 01.00 WIB.
"Sehingga, aktivitas buang sampah selesai paling lambat pukul 08.00 WIB. Setelah batas waktu itu, angkutan sampah hanya melakukan penyisiran jika muncul lagi sampah," jelas Ingot.
Untuk itu, warga dan angkutan mandiri diimbau untuk membuang sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah. Sampah tidak boleh dibuang lagi melebihi pukul 05.00 WIB. "Buanglah sampah pada malam hari. Sehingga, kami bisa lebih pagi membersihkan kota ini," ucap Ingot.
Baca juga: Pedagang Pasar Mitra Raya Batam Keluhkan Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan
Langkah koordinasi DLHK dengan para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan hingga RT/RW diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi jadwal buang sampah. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di Kota Pekanbaru.
Komentar Via Facebook :