Tumpukan Sampah di Karimun Timbulkan Bau Tak Sedap dan Ganggu Kenyamanan Warga
Tumpukan sampah di Karimun sebabkan bau tak sedap di Karimun. (Foto: Edo/Batamnews)
Karimun, Batamnews - Bau tak sedap menusuk hidung dari tumpukan sampah yang belum diangkut dari Tempat Pembuangan Sementara. Selain menimbulkan bau tak sedap, kondisi tumpukan sampah tersebut juga membuat tidak nyaman dan mengganggu pemandangan.
Kondisi itu telah berlangsung sejak Rabu, 14 Februari 2024. Sampah-sampah yang terus dibuang oleh warga, hingga akhirnya menumpuk lantaran tidak diangkut. Kondisi ini lantas menjadi keluhan masyarakat. Ditambah lagi tumpukan sampah itu sudah meluber keluar dari kontainer penampungan sampah yang disediakan.
Warga Perumahan Gladiola 5 Kelurahan Tebing Riandi mengatakan, bau dari tumpukan sampah itu sangat membuat tidak nyaman, dan merusak pemandangan.
Baca juga: Caleg Golkar Sulistina Raih 3.571 Suara Sementara di Dapil 4 DPRD Karimun
"Bau busuk sudah menyengat, ganggu pengendara yang melintas. Bahkan, sampai menumpuk ke tepi jalan hingga merusak pemandangan," kata pria yang disapa Rian itu.
Persoalan sampah tersebut seharusnya tidak lagi terjadi di Karimun. Sebab, mengingat Kabupaten Karimun telah beberapa kali meraih Adipura. Sehingga, Ia meminta Dinas terkait segera melakukan pengangkutan.
"Kita sudah beberapa kali meraih Adipura, masak penanganan sampahnya seperti ini. Jangan pas mau penilaian Adipura aja bersih-bersihnya,” ujarnya.
Baca juga: Prabowo-Gibran Unggul 6 Suara dari AMIN di TPS Tempat Bupati Karimun Aunur Rafiq Nyoblos
Hingga saat ini, belum diketahui apa penyebab belum terangkutnya sampah-sampah di kontainer pembuangan di beberapa lokasi wilayah Kabupaten Karimun tersebut.
Tampak di beberapa tempat pembuangan sementara sampah-sampah menumpuk, diantaranya di dekat SMA 5, Kapling dekat SMA 1 Karimun, Jalan Pertambangan simpang Indo Futsal, dan dekat Kuburan Cina Bukit Tiung.

Komentar Via Facebook :