Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Lingga hingga Awal 2024, BMKG Minta Warga Waspada
Ilustrasi hujan. (Photo by Misael Silvera/Pexels)
Lingga, Batamnews - Hujan dengan intensitas rendah, sedang hingga lebat kerap mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Kabupaten Lingga, sejak beberapa waktu belakangan, bahkan hingga hari ini, Selasa, 19 Desember 2023.
Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dabo Singkep, Adi Istyono membenarkan bahwa Kabupaten Lingga di bulan Desember 2023 ini sudah memasuki musim hujan.
"Potensi hujan baik intensitas rendah, sedang atau tinggi bisa terjadi kapan pun. Kami dari BMKG akan mengeluarkan informasi cuaca harian maupun mingguan, jadi di harapkan masyarakat tetap waspada saat musim hujan ini," kata dia kepada Batamnews, Selasa, 19 Desember 2023, pagi.
Baca juga: Imigrasi Dabo Singkep Fasilitasi Pembuatan Paspor bagi 36 Calon Haji Lingga
Ia menjelaskan, hujan yang turun bisa disertai angin kencang maupun guntur yang bisa menyebabkan banjir, tanah longsor, jalan licin maupun pohon tumbang dan dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.
"Masyarakat diharapkan bisa memantau perkembangan cuaca dari mana saja, baik dari media sosial, dari handphone berupa aplikasi android maupun IOS berupa Info BMKG yang lengkap menyampaikan info prakiraan cuaca, gelombang laut, iklim maupun gempa. Bisa juga masyarakat mengunjungi kantor BMKG terdekat, pada prinsipnya kami BMKG siap memberikan informasi cuaca saat Natal dan Tahun Baru ini," jelasnya.
Adi Istyono menyebut, berdasarkan data pihaknya musim hujan di Lingga bisa terjadi hingga Maret maupun April. Sementara untuk kondisi pasang surut, di Kabupaten Lingga sebagian daerah ada yang mencapai ketinggian tertentu dan sampai menggenangi jalan.
"Kalau pasang surut itu ada beberapa sebab, yaitu puncak pasang oleh bulan purnama, sehingga pasang di pengaruhi gaya gravitasi bulan, menjadikan pasang lebih tinggi. Bisa juga faktor lingkungan setempat, sehingga air pasang sampai ke jalan, contohnya akibat abrasi pantai, sehingga daratan bisa turun lebih rendah dari biasanya," tutur dia.
Baca juga: Gawat! Alat Peraga Kampanye Caleg Partai Perindo Dapil 2 Lingga Dirusak OTK
Adi pun mengimbau kepada masyarakat untuk dapat melakukan beberapa aktivitas penting saat musim hujan saat ini. Pertama, menjaga kebersihan lingkungan, jangan membuang sampah sembarangan yang bisa menyebabkan sungai tersumbat dan banjir.
Kemudian, bila hujan deras dan angin kencang , para kendaraan maupun pejalan kaki di harapkan berhenti atau berteduh di tempat aman dulu karena biasanya jarak pandang akan terganggu, jalan licin, terkena guntur dan pohon tumbang yang bisa membahayakan jiwa dan harta benda.
Bila terjadi guntur, di harapkan mematikan alat-alat elektronik dari sambungan listrik agar tidak rusak terkena gelombang listrik dari kilat dan petir.
"Perlu juga menjaga kesehatan dengan makan yang bergizi dan bervitamin karena biasa saat musim hujan virus dan bakteri penyakit menyebar biasanya flu dan demam berdarah, serta lainnya. Jangan lupa selalu update informasi BMKG," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :