Penemuan Tengkorak Manusia asal Karimun di Batam Berhasil Diungkap, Diduga Dibunuh saat Hamil  

Penemuan Tengkorak Manusia asal Karimun di Batam Berhasil Diungkap, Diduga Dibunuh saat Hamil  

KTP Identitas korban menjadi awal penyelidikan kasus pembunuhan.

Nurjali

Batam, Batamnews - Identitas dari kerangka manusia yang ditemukan di sebuah kebun di kawasan Teluk Air, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, akhirnya terungkap. Korban pembunuhan itu bernama Fitriyani, seorang wanita berusia 35 tahun. 

Penemuan ini membawa fakta mengerikan bahwa ia menjadi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh pacarnya sendiri.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono, mengungkapkan bahwa Fitriyani diduga menjadi korban pembunuhan sekitar satu tahun yang lalu. Yang lebih tragis, ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hamil dua, sedang mengandung anak dari sang pacar.

"Informasi dari keluarga dan teman korban membantu mengarahkan penyelidikan kita. Sehingga sekarang kita sudah memiliki gambaran yang lebih jelas," ujar Budi pada Minggu, 17 Desember 2023.

Baca juga: Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Setokok Batam, Ternyata Warga Karimun

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Kasat Reskrim Polresta Barelang segera memerintahkan tim penyelidikan untuk mencari keberadaan pacar Fitriyani yang bernama Yusri. Yusri berhasil diamankan di kawasan Tanjunguma dan dibawa ke Mapolresta Barelang untuk dimintai keterangan.

"Pacar korban mengakui perbuatannya setelah diperiksa. Kejadian ini terjadi sekitar bulan 8 atau bulan 9 tahun 2022 lalu," tambah Budi.

Yusri menjemput Fitriyani di Pelabuhan Sekupang dan membawanya ke kawasan Barelang. Motif pembunuhan tersebut diduga karena Yusri tidak menginginkan anak yang dikandung Fitriyani, mengingat dirinya sudah memiliki istri. 

Baca juga: Heboh! Penemuan Mayat dalam Kondisi Membengkak di Meral Karimun

Yusri memberikan obat penggugur kandungan di pelabuhan dan membawa korban berkeliling menggunakan sepeda motor. Sesampainya di Teluk Air, Fitriyani mulai merasakan efek obat dan meminta pelaku untuk beristirahat. 

Pelaku, tanpa belas kasihan, memanfaatkan situasi ini untuk melakukan pembunuhan. Fitriyani ditemukan meninggal setelah leher dililit oleh selendang yang seharusnya menjadi bantal. 

"Begitu yakin korban meninggal, pelaku meninggalkan tempat kejadian tanpa membawa barang-barang milik korban," ungkap Budi.

Baca juga:

Saat ini, pihak kepolisian telah menahan Yusri dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait perbuatan keji yang telah dilakukannya. Proses hukum akan terus dilanjutkan untuk memastikan keadilan bagi Fitriyani dan mengungkap semua fakta di balik pembunuhan yang tragis ini.

Sebelumnya, penemuan tulang-belulang di kebun sekitar Jalan Trans Barelang telah menjadi fokus penyelidikan Satreskrim Polresta Barelang. 

Melalui autopsi, korban diidentifikasi sebagai perempuan berinisial F (35) dengan alamat di Kelurahan Batu Limau, Kecamatan Ungar Kabupaten Karimun. Proses penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap sebab kematian Fitriyani.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :