Pembunuh Sadis Mahasiswi di Rengat Ditangkap, Terancam Hukuman Mati

Pembunuh Sadis Mahasiswi di Rengat Ditangkap, Terancam Hukuman Mati

Pelaku pembunuhan sadis mahasiswi di Rengat, Riau berhasil ditangkap polisi. (Foto: istimewa)

Inhu, Batamnews – Misteri penemuan kerangka mahasiswi di semak-semak telah terpecahkan. Polres Indragiri Hulu (Inhu) menangkap Z (24), pelaku di balik kematian tragis LSN (21), yang ditemukan menjadi hanya tulang belulang. 

Pengungkapan ini diumumkan oleh Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya, pada Rabu, 22 November 2023.

Menurut AKBP Dody, Z, yang tak lain adalah teman dekat korban, telah melakukan pembunuhan yang direncanakan dengan rapi. Pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana yang menjeratnya dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Baca juga: Tindak Tegas PETI, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Lima Rakit Penambangan di Pulau Pramuka

"Pembunuhan ini dilakukan Z berusia 24 tahun. Korban bernama LSN berusia 21 tahun. Ditemukan tinggal kerangka dalam semak-semak," ungkap Kapolres. 

Dari penuturan Kapolres, LSN merupakan warga Kecamatan Kuala Cenaku. Hasil interogasi, motif pelaku nekat membunuh karena ingin menguasai harta korban, seperti sepeda motor, handphone, dan dompet korban berisi uang Rp150.000. 

"Petugas kita menangkap pelaku Z ini di tempat persembunyiannya, Dusun Kepalo Bukit, Kabupaten Solok, Sumatera Barat," ungkap Kapolres. 

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula ketika adanya temuan kerangka manusia di semak-semak. Tepatnya di Desa Teluk Erong, Kelurahan Kampung Dagang, Kecamatan Rengat, Senin, 13 November 2023.

Baca juga: Bulan Tertib Helm, Satlantas Polresta Pekanbaru Amankan 22 Unit Kendaraan

Kerangka tersebut ditemukan oleh dua orang warga bernama Hadi dan Andi. Kedua pria tersebut tengah mencari burung sekitar pukul 18.00 WIB.

"Dua orang sahabat itu saat mencari burung, mencium bau busuk. Mereka melihat kerangka manusia. Temuan itu langsung disampaikan ke Polisi," ungkapnya lagi. 

Dikatakan Kapolres, pelaku membunuh korban dengan mencekik leher, menggunakan kedua tangannya. Korban saat itu melawan dan tangan pelaku lepas. Tidak sampai disitu, pelaku kembali memiting leher korban dan menariknya ke dalam semak. Kondisi itu membuat korban lemas dan tak berdaya. 

"Leher korban dililit jilbab, sehingga tewas ditangan pelaku. Jenazah korban dibuang ke dalam semak belukar. Setelah itu, pelaku membawa kabur sepeda motor, handphone dan dompet milik korban," pungkasnya.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews