Jalur Lalu Lintas Medan-Aceh Lumpuh, Jalan Terendam Banjir di Subulussalam
Jalur utama Medan-Aceh lumpuh, Sabtu (1/7/2023) pagi akibat jalan terendam banjir di Subulussalam (internet)
Medan, Batamnews - Kota Subulussalam dilanda banjir hebat setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut pada Sabtu (1/7/2023). Banjir tersebut menyebabkan terendamnya jalan nasional yang merupakan jalur utama antara Aceh dan Medan.
Lalu lintas di jalan nasional tersebut terputus akibat banjir yang melanda kawasan Tambar Lihe, Desa Danau Teras, Kecamatan Simpang Kiri.
Pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB, air mulai naik dan mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.
Baca juga: Prosesi Ibadah Haji Selesai, Jemaah Embarkasi Batam Pulang Perdana pada 4 Juli 2023
Rasmi Padang, seorang warga setempat, menggambarkan kondisi banjir sebagai parah, dengan air yang merendam jalan dan mengalir dengan arus yang kencang.
Dikutip serambinews, Sabtu (1/7/2023), akibat banjir ini, lalu lintas antara Aceh dan Medan melalui Kota Subulussalam mengalami gangguan serius. Jalan nasional terendam banjir pada dua titik akibat hujan yang deras sejak malam hari.
Banyak kendaraan yang terjebak dalam banjir di Jalan Nasional di daerah Tambar Lihe, Desa Danau Teras, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Situasi ini telah mengganggu jalur penghubung penting antara Aceh dan Medan.
Baca juga: Gempa Bantul, Sultan HB X Sebut Dampak di Yogya Relatif Rusak Ringan; Korban 1 Meninggal, 9 Luka
Genangan banjir masih tinggi pada pukul 08.21 WIB dan belum ada tanda-tanda surut. Para pengendara terjebak dan terpaksa menunggu di lokasi tersebut.
Kendaraan dari arah Medan maupun sebaliknya mengalami antrian panjang karena takut melintasi jalan yang terendam banjir.
Banjir ini disebabkan oleh meluapnya sungai dan kali di daerah tersebut. Dalam waktu singkat, air terus naik dan menenggelamkan ratusan meter jalan nasional di Subulussalam.
Baca juga: Kecelakaan Tragis di Jalan Lintas Timur Riau, Dua Penumpang Bus Lorena Meninggal Dunia
Genangan banjir mencapai tingkat kedalaman yang parah dan arusnya cukup deras, membuat jalur lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Komentar Via Facebook :