Peti Kemas Mengambang di Perairan Karimun Ternyata Ditarik oleh Nelayan: Menghindari Ancaman Pelayaran
Kontainer yang ditemukan di perairan Karimun ternyata ditemukan dan ditarik nelayan setempat (aha)
Karimun, Batamnews - Peti Kemas yang mengapung di Perairan Jembatan Kuning Karimun, merupakan temuan nelayan saat menjaring ikan di tengah laut.
Hal itu diketahui dari kelompok nelayan Leho, bahwa peti Kemas tersebut usai ditarik oleh pompong nelayan dari tengah laut lantaran dapat membahayakan jalur pelayaran.
Baca juga: Penemuan Peti Kemas Misterius Mengapung di Perairan Karimun Menimbulkan Tanda Tanya
Dari informasi yang didapat, peti kemas itu ditemukan pada Sabtu (6/5/2023) malam sekira pukul 23.00 WIB oleh seorang nelayan bernama Bujang.
Setelah itu, dia memanggil rekan-rekannya untuk membatu menarik peti kemas tersebut. Ada tiga pompong menarik peti kemas tersebut.
Baca juga: Viral Video Kapal Kandas di Perairan Karimun, Polisi: Itu Peristiwa Lama
“Adek saya sama kawan-kawannya yang jumpat di perairan OPL setelah tebar jaring. Setelah itu ditarik oleh mereka pakai tiga pompong,” kata Zulnaidi, nelayan setempat, Minggu (7/5/2023).
Proses penarikan dilakukan cukup memakan waktu, sebab peri kemas tersebut sampai di perairan Jembatan Kuning pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Kejaksaan Negeri Batam Dalami Dugaan Korupsi SIMRS BP Batam Tahun 2020
Sebab, saat perjalanan cuaca tidak bersahabat, wilayah Karimun dilanda hujan dan angin kencang.
“Tadi sampainya jam 10 pagi. Tapi belum diangkat ke darat karena air belum surut, jadi dibiarkan dulu mengapung,” ucapnya.
Penarikan peti kemas ini dilakukan oleh nelayan dengan tujuan menjaga keselamatan pelayaran. Sebagai jalur yang sering dilintasi kapal-kapal, keberadaan peti kemas mengambang dapat menjadi ancaman jika tidak segera ditangani.
Oleh karena itu, tindakan cepat dan koordinasi antara nelayan dan otoritas berwenang diperlukan.
Saat ini, para nelayan yang menemukan peti kemas masih menunggu surutnya air laut agar dapat mengangkat peti kemas ke darat.
Baca juga: Kuliner Populer di Singapura yang Diburu oleh Orang Indonesia
Rencananya, peti kemas akan dibuka secara bersama-sama dengan pihak berwenang guna mengetahui isi dan asal usulnya.
Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan mencegah kemungkinan dampak negatif terhadap lingkungan dan pelayaran di perairan Karimun.

Komentar Via Facebook :