Kecelakaan Speedboat SB. Evelyn Calisca 01 Tujuan Tanjungpinang di Perbatasan Pulau Burung-Guntung, Belum Diketahui Kronologisnya
Speedboat SB.Evelin Calisa 01 tujuan Tembilahan - Tanjung Pinang Kepulauan Riau (Kepri) yang tenggelam di perbatasan Pulau Burung - Guntung pada Kamis, 27 April 2023 (Foto: Batamnews)
Pulau Burung, Riau - Kronologis kejadian yang menyebabkan terbaliknya Speedboat SB.Evelyn Calisca 01 dengan rute Tembilahan tujuan Tanjung Pinang Kepulauan Riau (Kepri) di perbatasan Pulau Burung - Guntung pada Kamis, 27 April 2023 sekitar pukul 13.47 WIB belum diketahui secara pasti. Namun, kecelakaan laut tersebut telah menimbulkan kerugian dan ketakutan bagi para penumpang dan keluarga mereka.
Cek video tenggelamnya SB Evelin di sini
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti berapa jumlah penumpang yang ada di dalam kapal tersebut. Tim SAR tengah menuju ke lokasi kejadian. Petugas juga sedang mencari mencari informasi lebih lanjut tentang kronologis kejadian.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengungkapkan bahwa pihaknya telah terjun ke lapangan untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada para korban. Tim SAR juga telah mengerahkan peralatan dan armada kapal untuk membantu dalam proses pencarian dan penyelamatan.
Kecelakaan ini menunjukkan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan saat menggunakan transportasi laut, terutama di wilayah perairan yang seringkali memiliki kondisi yang sulit diprediksi. Pihak terkait diharapkan segera mengambil tindakan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang yang menggunakan transportasi laut di wilayah tersebut.
Buka halaman selanjutnya mengenai kesaksian yang menceritakan mengenai tenggelamnya SB Evelyn yang bermuatan puluhan penumpang...
SB. Evelyn diduga tenggelam setelah menabrak kayu besar dan kelebihan muatan penumpang. "Kapal tersebut seharusnya tidak mengangkut sebanyak itu penumpang karena ukurannya yang kecil," ujar seorang saksi mata, Kamis (27/4/2023).
Setelah kecelakaan itu terjadi, kapal-kapal kayu yang kebetulan melintas di perairan tersebut ikut membantu proses evakuasi penumpang. Beberapa penumpang berhasil diselamatkan, namun masih banyak yang terjebak di dalam kapal. Suasana di lokasi kecelakaan sangat mengharukan, dengan banyaknya penumpang yang menangis dan menjerit meminta pertolongan.
Awak kapal Evelyn dan SB Rheny Fadillah berusaha keras untuk menyelamatkan penumpang yang terjebak, termasuk seorang bayi berusia sekitar satu bulan. Seluruh awak kapal dan penumpang yang telah diselamatkan berdoa dan berzikir untuk keselamatan para korban yang masih terjebak di dalam kapal serta keselamatan mereka sendiri.
Komentar Via Facebook :