Faktor Cuaca Jadi Kendala Pemulihan Listrik dan Komunikasi di Lokasi Longsor Natuna
Longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. (Foto: ist)
Batam, Batamnews - Pasca bencana tanah longsor, kondisi jaringan kelistrikan dan telekomunikasi di Serasan, Natuna, Kepulauan Riau, masih terhambat.
Pemerintah Provinsi Kepri pun tengah mempercepat perbaikan dan menjadi salah satu atensi utama untuk segera diatasi.
Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hasan mengatakan, pihaknya bersama Pemkab Natuna sampai saat ini masih terus berkoordinasi dengan PLN dan Telkom sebagai penyedia layanan kelistrikan dan jaringan telekomunikasi di daerah yang berjarak cukup jauh dari daerah itu.
Hasan menyebut, dari informasi yang diterima Pemprov Kepri, saat ini telekomunikasi di Serasan sudah aktif, namun belum maksimal.
Baca: BPBD Kepri Kirimkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Serasan
Pasalnya, lanjut dia, dari lima BTS yang ada di Serasan, baru dua yang dapat dioperasionalkan, yakni BTS milik BAKTI Kominfo.
"Sedangkan tiga BTS milik provider swasta belum dapat beroperasi. Tapi hari ini akan diusahakan dapat mengaktifkan satu tower provider karena jalan menuju ke tower tersebut harus melalui Siantan Timur," ujar Hasan, Selasa (7/3/2023).
Mengenai jaringan provider milik swasta yang ada, GM Network Service Assurance Regional Sumbagteng Telkomsel, Artha Abimanyu melalui holding statementnya menyampaikan bahwa untuk kondisi jaringan broadband Telkomsel di wilayah Serasan mengalami penurunan kualitas.
"Hal tersebut sebagai dampak adanya pemadam pasokan listrik di sejumlah BTS serta terhalangnya akses ke beberapa titik BTS akibat longsor. Sedangkan untuk layanan SMS dan panggilan suara masih berfungsi dengan normal," ujarnya.
Baca: BNPB Kirim 2 Helikopter Tangani Bencana Longsor di Natuna
Hingga kini, Telkomsel masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan berupaya melakukan percepatan pemulihan jaringan broadband dengan mengupayakan pembukaan akses ke beberapa titik BTS yang terdampak.
Sementara itu perwakilan PLN di Ranai, Natuna, Ari Widjayadi mengungkapkan penanganan sistem kelistrikan pasca longsor.
Tim PLN dari Ranai dan Serasan sudah siaga di lokasi, akan tetapi belum diperbolehkan turun ke titik longsor karena kondisi sedang hujan lebat dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
"Sistem kelistrikan aktif dari Tanjungsetelung sampai Air Raya. Dari Genting sampai ke Serasan Timur masih off," kata dia.
Komentar Via Facebook :