Pemko Batam Andalkan Jurus Keruk dan Lebarkan Drainase Antisipasi Banjir

Pemko Batam Andalkan Jurus Keruk dan Lebarkan Drainase Antisipasi Banjir

Alat berat dikerahkan untuk mengeruk drainase guna mengantisipasi banjir di Batam. (Foto: dok. Batamnews)

Dodo

Batam, Batamnews - Normalisasi drainase dengan cara mengeruk dan melebarkan saluran air masih menjadi jurus andalan pemerintah untuk mengantisipasi banjir di Batam, Kepulauan Riau.

Proses normalisasi dengan menggunakan alat berat ini masih terus berlangsung pasca beberapa waktu lalu sejumlah wilayah di Kota Batam terkena banjir. 

“Alat-alat berat kita masih bekerja,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM-SDA) Kota Batam, Yumasnur, Sabtu (18/2/2023). 

Penanganan banjir dilakukan tidak hanya di titik-titik banjir yang sudah ada, namun juga dilakukan di titik-titik banjir yang baru. Yumasnur mengaku, drainase menjadi meluap karena semakin berkembangnya pembangunan infrastruktur di Batam. 

“(Normalisasi) memang dilakukan secara bertahap. Karena ada titik banjir baru,” katanya. 

Baca: Dinas Bina Marga Batam Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Banjir

Untuk penanganan banjir ini, pihaknya bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menggelar rapat bersama. Karena kondisi banjir di Batam sudah mulai mengkhawatirkan. 

Pada Selasa (14/2/2023) sore, hujan yang melanda Kota Batam membuat banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya yanh cukup parah di kawasan Legenda Bali. 

“Khusus kawasan Legenda Bali, kami telah mengambil langkah dengan melebarkan drainase ke arah Dam Duriangkang,” kata dia. 

Namun untuk melebarkan drainase tersebut terkendala masalah lahan.BP Batam akan melakukan evaluasi terkait lahan yang akan terdampak pada pelebaran drainase di wilayah tersebut.

"Karena untuk melebarkan drainase tidak mudah. Jadi BP Batam akan evaluasi dulu. Mungkin dalam waktu dekat ini akan ada jawaban untuk rencana pelebaran drainase ini," katanya.

Baca: Duh, Kantor Camat Nongsa Terkepung Banjir

Yumasnur menambahkan saat ini alat berat masih berada di lapangan. Normalisasi ini terus digesa, sebagai solusi dalam mengatasi banjir.

"Kali ini solusi yang bisa dibuat normalisasi. Kalau pelebaran harus berkoordinasi dengan BP Batam," ucapnya. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :