Sebagian Warga Korban Banjir di Piayu Masih Bertahan di Pengungsian

Sebagian Warga Korban Banjir di Piayu Masih Bertahan di Pengungsian

Banjir merendam kawasan Tiban III, Sekupang, Batam pada 31 Desember 2021.

Batam, Batamnews - Dampak banjir besar di Batam, Kepulauan Riau pada akhir tahun 2021 masih terasa, terutama bagi warga yang terkena dampaknya.

Seperti di Kampung Aceh, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Seibeduk. Posko penanganan korban banjir di kampung tersebut masih berdiri. 

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Batam, Miswar mengatakan posko tersebut masih berdiri lantaran warga masih membutuhkan bantuan, karena terdampak banjir beberapa hari lalu.

“Warga membutuhkan peralatan sekolah, karpet, alas kasur dan kasur,” ujar Miswar, Rabu (5/1/2022).

Baca: Ratusan Warga Mengungsi Akibat Banjir di Batam

Ia menjelaskan saat banjir melanda, ketika itu, warga tidak dapat menyelematkan barang-barang mereka karena air tiba-tiba meluap dari parit besar di bagian belakang Kampung Aceh. Sehingga, sepatu sekolah, alat-alat tulis, buku dan baju para korban banjir hanyut.

“Untuk bantuan sembako dan baju bekas sudah ada, dari sejumlah paguyuban atau organisasi yang datang ke posko untuk memberikan bantuan,” katanya.

Untuk jumlah warga yang terdampak banjir, Miswar menyebutkan kurang lebih mencapai 400 Kepala Keluarga (KK), dan seluruhnya merupakan warga RW 14.

Saat ini sebagian warga sudah kembali ke rumah mereka masing-masing, dan membersihkan sisa banjir beberapa waktu lalu. Namun sebagian lagi masih tetap mengungsi di kawasan Pintu I, Piayu.

Baca: Banjir Besar Akhir Tahun Bukti Batam Darurat Lingkungan

Warga yang masih mengungsi tersebut kata Miswar, karena rumah mereka sudah rusak akibat banjir.

“Ketinggian banjir di bagian belakang sana hampir 2 meter, oleh karena itu, sebagian rumah warga rusak,” ucapnya.

Saat disinggung mengenai bantuan dari pemerintah, Miswar mengatakan hingga saat ini belum ada. Pihaknya berharap pemerintah bisa membantu warga yang terdampak banjir.

Baca: Hujan Seharian di Batam, Mukakuning Banjir Hingga Setinggi Dada Orang Dewasa

(ret)