Terungkap Penyebab Kapal Kargo MV MSC Faith Kandas di Perairan Belakangpadang Batam

Terungkap Penyebab Kapal Kargo MV MSC Faith Kandas di Perairan Belakangpadang Batam

Muatan kontainer yang dibawa oleh MV MSC Faith ketika kandas di perairan Belakangpadang, Kota Batam.

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews - Kapal kargo MV. MSC Faith yang kandas di perairan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), akibat arus air laut yang sangat kuat.

Kapal tersebut bertolak dari Singapura menuju Yantian, China dengan berat 141.976 GT. Saat melintasi Selat Malaka, kapal terkena gelombang laut yang cukup besar.

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Jon Kenedi mengatakan bahwa kapal mengurangi kecepatannya setelah menerima peringatan akan jalur dangkal, tetapi tidak dapat menghindari kandas, namun kecepatan telah dikurangi sehingga tidak terjadinya akibat yang fatal.

"Kapal sudah berusaha menghindari dan mengurangi kecepatan karena mengetahui akan melalui jalur yang dangkal, karena sudah ada peringatan dari VTS Batam," kata Jon Kenedi, Kamis (2/2/2023).

Baca juga: Kapal Kargo MV MSC Faith Angkut Ratusan Kontainer Kandas di Perairan Belakangpadang Batam

Namun, kapal yang berbendera Monrovia tersebut tidak dapat menghindari jalur dangkal. Karena berkurangnya laju kapal, menyebabkan kapal terbawa arus hingga akhirnya kandas di perairan dangkal Batu Berhenti, Belakang Padang, tepatnya koordinat 01’11’14.21”N-103’52’54.14”E.

"Penyebabnya karena terbawa arus. Kondisi air laut saat itu juga surut," ucap Jon.

Akibat kejadian tersebut MV MSC Faith (LR) dan 24 krunya tertahan selama dua hari. Dan, tidak ada kerugian yang terjadi akibat dampak terdampar.

Sementara itu, diketahui pada Kamis (2/2/2023), kapal yang dimiliki oleh Mediterranean Shipping Company S.A/ PT Buana Lintas Lautan tersebut akhirnya bisa keluar dari lokasinya kandas. Saat ini MV MSC Faith (LR) sudah angker atau berlabuh di daerah yang aman.

Namun sebelum kembali melanjutkan pelayaran, MV MSC Faith (LR) terlebih dahulu menjalani pemeriksaan. "Saat ini mau dilakukan under water survey, apakah ada keretakan atau bocor," ucap Jon.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :