Tekan Penyebaran PMK, Hewan Ternak Sehat di Lingga Disuntik Vaksin

Tekan Penyebaran PMK, Hewan Ternak Sehat di Lingga Disuntik Vaksin

Tim vaksin DPKP Lingga (Foto: Istimewa)

Lingga, Batamnews - Vaksinasi menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan. Tindakan ini dilakukan agar hewan lebih kebal menangkal virus. Hal ini juga diharapkan akan berimbas pada penurunan biaya pemeliharaan hewan ternak.

Pemerintah menetapkan lima kunci penanganan PMK yakni dengan 5M:
• Memberikan vaksin pada ternak sehat;
• Menjaga sanitasi dan biosekuriti kandang;
• Membatasi lalu lintas ternak dan produk ternak;
• Mengisolasi ternak sakit dan ternak baru;
• Melaksanakan stamping out (pemusnahan) ternak sakit PMK.

Kabupaten Lingga berada di zona hijau atau daerah bebas PMK. Meski begitu, vaksinasi tetap dilaksanakan sebagai salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk mencegah penyebaran PMK pada hewan/ternak.

Baca juga: Tanam Padi Bareng Moeldoko, Gubernur Ansar Ingin Lingga Jadi Lumbung Pangan Organik

Pelaksanaan vaksinasi PMK di Kabupaten Lingga terbagi menjadi 3 tim yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan di Dinas Pertanian dan Ketahanan (DPKP), drh. Nancy Suzana.

Tim ini beranggotakan 3 Dokter Hewan yang bertanggung jawab dengan 9 orang petugas vaksinator dengan latar belakang Paramedis Veteriner dari DPKP Kabupaten Lingga.

"Adapun hewan yang menjadi target vaksinasi PMK adalah sapi sebagai prioritas dan hewan rentan lainnya seperti kambing dan domba dengan dosis 2 mili liter (ml) per ekor. Vaksin yang digunakan merek Aftopor buatan Perancis, dilakukan secara gratis karena semua biaya sudah ditanggung oleh Pemerintah," ujar Kepala DPKP Lingga, Gandime Diyanto, S.T,  M.IP, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: HUT Ke-19 Lingga, Dinas Pertanian Tanam Padi Serentak di Lima Lokasi

Sebanyak 437 ekor hewan ternak di Kabupaten Lingga telah divaksinasi PMK tahap kedua, pada Kamis (17/11/2022) lalu dari enam kecamatan yaitu, Kecamatan Lingga 10 ekor, Kecamatan Lingga Utara 36 ekor, Kecamatan Lingga Timur 141 ekor, Kecamatan Singkep Barat 122 ekor, Kecamatan Singkep Pesisir 25 ekor dan Kecamatan Singkep 103 ekor. Baru terealisasi 83 persen dari target vaksinasi tahap pertama (526 ekor).

“Kami mohon kerja sama aktif para pemilik ternak dan tidak usah ragu-ragu. Vaksin PMK aman digunakan untuk ternak, segera menghubungi petugas DPKP, tindakan ini dilakukan agar hewan memiliki kekebalan menangkal virus," sebut Gandi.

"Salah satu syarat untuk lalu lintas hewan antar kabupaten dalam provinsi dan atau luar provinsi untuk tujuan perdagangan, berdasarkan Surat Edaran Satgas Penanganan PMK Nomor 7 Tahun 2022, adalah ternak telah di vaksin minimal 1 (satu) dosis vaksin PMK," pungkas Gandi mengakhiri.

(ruz)
Komentar Via Facebook :