Penggunaan Obat Sirup Disetop, Amankah Anak Minum Tablet yang Digerus?

Penggunaan Obat Sirup Disetop, Amankah Anak Minum Tablet yang Digerus?

Ilustrasi

Rhuuzi Wiranata

Jakarta, Batamnews - Imbas obat sirup disetop sementara oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), banyak masyarakat yang langsung memilih mengobati anak sakit menggunakan obat 'puyer' atau menggerus obat tablet.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Lies Dina Liastuti, SpJP, MARS, FIHA, menjelaskan bahwa orang tua tidak berhak memberikan obat tanpa takaran yang jelas, terlebih jika anak masih berusia bayi.

Baca juga: Seorang Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut di Tanjungpinang

"Jadi sebaiknya tidak memberikan obat gerus sendiri karena kita tidak tahu miligramnya atau tidak," ucapnya melansir detikcom, Kamis (20/10/2022).

Ia menyarankan, apabila anak sakit lebih baik mengkonsultasikan ke dokter anak untuk mengetahui takaran obat yang pas. Pasalnya, jika anak diberikan obat tanpa takaran dosis yang pas bisa memicu dampak serius, seperti tidak sembuh-sembuh atau mungkin kelebihan dosis.

"Dokter yang memutuskan karena kan dokter akan menghitung takarannya jika dikasih obat puyer atau gerus," ucapnya lagi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :