Tiga Striker Tajam yang Tak Dilirik Shin Tae-yong saat Indonesia Vs Curacao

Tiga Striker Tajam yang Tak Dilirik Shin Tae-yong saat Indonesia Vs Curacao

Ilija Spasojevic moncer di Liga 1 namun tak dilirik Shin Tae-yong. (Foto: Antara)

Jakarta, Batamnews - Timnas Indonesia akan menjalani laga uji coba melawan Curacao. Pelatih Shin Tae-yong telah merilis 23 pemain untuk laga ini. Namun, setidaknya ada tiga striker tajam yang terlupakan.

Sebanyak empat penyerang lebih dipilih Shin Tae-yong untuk menghadapi Curacao. Mereka adalah Dendy Sulistyawan, Muhammad Ramadhan Sanantha, Dimas Drajad, dan Muhammad Rafli.

Dari empat striker yang dipanggil tercatat hanya Dimas Drajad yang paling moncer di Liga 1. Saat ini striker Persikabo 1973 itu sudah mengemas empat gol dari sembilan penampilan.

Ramadan Sanantha jadi pencetak gol terbanyak kedua dengan torehan tiga gol di Liga 1 bersama PSM Makassar, sementara Dendy menceploskan dua gol di Bhayangkara.

Baca juga: Ngeri-ngeri Sedap Kekuatan Timnas Curacao, Walau Penduduknya Setara Kecamatan Batuaji

Menariknya, Shin Tae-yong tak hanya silau dengan torehan gol di kompetisi. Buktinya M Rafli masuk daftar pemain yang dipanggil untuk laga uji coba internasional lawan Curacao meski ia belum mencetak gol di Arema.

Pelatih asal Korea Selatan itu tentu punya pertimbangan khusus memanggil empat penyerang tersebut. Konsistensi dan stamina di lapangan jadi tolok ukur yang mungkin digunakan STY ketimbang koleksi gol.

Namun, setidaknya masih ada tiga striker tajam yang mungkin terlupakan Shin Tae-yong. Ketiga pemain ini sebenarnya punya potensi yang tak kalah kualitas dari penyerang yang dipilih STY lawan Curacao.

Laga Indonesia vs Curacao nantinya akan digelar dua kali. Pertama, Indonesia akan menjamu Curacao di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 24 September dan tiga hari berselang kedua tim akan kembali bersua di Stadion Pakansari, Bogor.

 

Berikut 3 striker tajam yang terlupakan Shin Tae-yong untuk menghadapi Curacao di Jawa Barat.

1. Ilija Spasojevic

Spasojevic tampaknya harus mengubur mimpinya dalam-dalam untuk memperkuat Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Ia tak kunjung mendapat kesempatan mengenakan kostum Garuda kendati moncer bersama Bali United.

Musim lalu, Spaso mampu mengemas 23 gol untuk Bali United di Liga 1. Namun, torehan gol dua digit itu tak lantas membuat Spaso dilirik Shin Tae-yong.

Spaso pun membuktikan dirinya belum habis di Liga 1 musim 2022/2023. Torehan tujuh gol untuk Bali United di kompetisi kasta tertinggi Indonesia jadi bukti ketajaman Spaso.

Meski demikian, STY kukuh terhadap pendiriannya. Spasojevic tak dilirik masuk ke dalam skuad Garuda yang diproyeksikan melawan Curacao di FIFA Matchday September.

Entah apa tolok ukur yang diterapkan Shin Tae-yong dalam menentukan lini depannya. Yang pasti Spaso tak kalah tajam dari empat penyerang yang dipanggil.

2. Ahmad Nur Hardianto

Hardianto pernah menjadi salah satu penyerang yang digemari Luis Milla saat menangani Timnas Indonesia. Namun, cedera yang dialami membuatnya tersisih dari persaingan.

Awal musim ini, Hardianto mencoba mengembalikan pamornya sebagai salah satu striker lokal potensial. Sebanyak empat gol berhasil dicetak bersama Borneo FC.

Cepat, ngotot, dan piawai dalam duel udara jadi kelebihan yang dimiliki Hardianto. Dengan kualitas tersebut, Hardianto sebenarnya layak diberikan kesempatan untuk kembali mengenakan seragam timnas.

Torehan empat golnya juga bisa jadi faktor kuat untuk bersaing dengan empat pemain yang dipilih STY. Setidaknya, Hardianto lebih mumpuni dibanding M Rafli yang sejauh ini belum mampu mengemas gol.

3. Wildan Ramdhani

Wildan menjadi salah satu pemain yang mendapat banyak sorotan setelah moncer bersama Persita Tangerang musim ini. Torehan empat gol di Liga 1 jadi salah satu bukti sahih ketajamannya di depan gawang.

Musim lalu, Wildan memang tak pernah mendapat menit bermain di Persib. Namun, striker 23 tahun itu mulai unjuk gigi ketika diberi kepercayaan tampil oleh Persita.

Penampilan impresif Wildan di Persita setidaknya bisa jadi landasan kuat baginya untuk bersaing menembus skuad Timnas Indonesia. Sayang, STY masih belum meliriknya di laga uji coba internasional kontra Curacao.

(ruz)