Siap-siap, Harga Telur di Batam Bakal Makin Mahal Dampak Kenaikan BBM

Siap-siap, Harga Telur di Batam Bakal Makin Mahal Dampak Kenaikan BBM

Lapak penjual telur di Pasar Bengkong Laut, Batam. (Foto: Arjuna/Batamnews)

Batam, Batamnews - Seiring dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), harga kebutuhan pokok juga diperkirakan akan mengalami kenaikan. Salah satunya adalah komoditi telur ayam.

Sebagaimana yang disampaikan oleh salah seorang pedagang di Pasar Bengkong Laut, Yuliana, bahwa distributor telur telah memberikan informasi terkait harga pasar telur terbaru.

Untuk diketahui, saat ini harga jual telur sudah mulai mengalami penurunan. Terbaru telur dijual dengan harga Rp 52 ribu per papan.

Baca juga: Nelayan Menjerit, Fraksi PKS DPRD Kepri Minta Pemerintah Batalkan Kenaikan Harga BBM

"Tapi besok ada kemungkinan akan naik. Itu kabar dari distributor. Jadi mungkin harga jual per papan akan naik Rp 1000," tuturnya.

Sementara itu, harga kebutuhan pokok lain saat ini belum mengalami kenaikan signifikan sejak kenaikan harga BBM.

Rizal salah satu pedagang di Pasar Mega Legenda menyebutkan, salah satu bahan kebutuhan pokok yang sempat mengalami kenaikan yakni cabai merah keriting dimana sempat menembus harga Rp 140 ribu per kilogram.

"Hari ini mengalami penurunan, sekarang kami jual dengan harga Rp100 ribu sampai Rp110 ribu per kilogram," ujarnya.

Baca juga: Siap-siap! Tarif Ongkir Barang Bakal Naik 25 Persen Imbas Kenaikan Harga BBM

Harga cabai rawit dijual seharga Rp60 ribu per kilogram. Sedangkan cabai setan dijual seharga Rp 60 ribu per kilogram dan cabai keriting hijau Rp 60 ribu per kilogram.

Tingkat pembelian kebutuhan pokok oleh masyarakat usai kenaikan BBM masih terbilang normal meski sempat ada kenaikan di beberapa komoditas terutama cabai merah.

"Cabai merah sempat langka kemarin, sehingga harganya naik, itu yang sempat dikeluhkan pembeli," pungkasnya.

(jun)