55 Pencaker Berkesempatan Magang di Industri Lobam dan Hotel Lagoi

55 Pencaker Berkesempatan Magang di Industri Lobam dan Hotel Lagoi

Foto: Ary/Batamnews

Bintan - Disnaker Kepri bekerjasama dengan beberapa perusahaan di Kawasan Industri  Lobam dan Kawasan Pariwisata Lagoi melaksanakan program pemagangan dalam negeri di Wisma Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam, Jumat (5/8/2022). 

Pemagangan dalam negeri merupakan program dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Adapun perusahaan yang mendukung program tersebut yaitu PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), PT. Bionesia Organic Food, PT. Singatac Bintan dan PT. Pepperl & Fuchs. Lalu ada juga PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC) serta PT Alam Indah Bintan (Nirwana Gardens) dan PT BBH Investment (Sanchaya).

HR Manager PT BIIE, Budi Hasibuan mengatakan program ini diikuti 55 peserta. Dari total itu, sebanyak 76% atau 42 peserta berasal dari Bintan. Mereka akan menjalani magang selama 5 bulan.

"Peserta magang akan mendapatkan uang saku, asuransi, pakaian magang, dan perlengkapan lainnya sesuai jenis program magangnya," ujar Budi.

Peserta akan magang dengan jenis pekerjaan di beberapa perusahaan. Untuk di Industri Lobam mulai dari HR, Enginering, Teknisi, Production, Welder, dan IT. Sementara di Parawisata Lagoi di hotel dan resort bintang lima.

Dengan berjalannya program ini diharapkan akan lahir putra-putri Bintan yang kompeten, berdaya saing tinggi karena para peserta dilatih langsung oleh mentor yang ahli dan berpengalaman di bidangnya. 

Sehingga nantinya akan lebih mudah diserap oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan baik di tingkat nasional hingga internasional serta agar dapat mengurangi angka pengangguran.

Dia juga berharap tahun depan semakin banyak perusahaan mendukung program ini. Kemudian untuk para peserta diminta ilmu yang diperoleh bisa diimplementasikan di perusahaan. 

"Sangat besar harapan kami di Bintan untuk tahun depan tetap akan ada program pemagangan seperti ini. Lalu program-program sertifikasi mentor hingga koordinator pemagangan untuk menambah jumlah mentor-koordinator yang kompeten di perusahaan serta meningkatkan minat partisipasi program pemagangan di Bintan kedepannya," jelasnya.

AGM PT. BIIE, Alan Leow mengatakan, program ini adalah solusi untuk mengatasi minimnya calon tenaga kerja yang berkompeten di wilayah Provinsi Kepri sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang ada. Karena secara umum dibangku pendidikan formal yang dominan hanya mendapatkan softskill  berupa teori ilmu pengetahuan, bukan ilmu pegetahuan praktis.

"Untuk itu kami perusahaan-perusahaan yang ada di Bintan sangat mendukung program dari pemerintah. Pogram pemagangan di 2022 ini juga disejalankan dengan program CSR perusahaan," katanya.

 

Koordinator FKJP Kepri, Jon Herri mengatakan, selama ini banyak ditemukan masalah tenaga kerja sulit mencari kerja, sementara perusahaan sulit menemukan tenaga kerja yang diinginkan sesuai kebutuhan.

"Maka manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya," sebutnya.

Sementara itu, Kadisnaker Bintan, Ii Santo mengapresiasi, Disnaker Kepri dan Kemenaker yang telah memberikan kesempatan ke Bintan untuk meningkatkan keahlian sumber daya manusia melalui program ini. 

"Banyak manfaat yang diterima dari pelaksanaan program ini. Selain peserta juga perusahaan," ucapnya.

Salah satu manfaat dari menjalankan program pemagangan tersebut adalah perusahaan dapat mengajukan keringanan pajak sampai 200% dengan program Super Tax Deduction yang mengacu pada PP Nomor 45 tahun 2019 tentang Perubahan Atas PP Nomor 94 tahun 2019 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan PPh Dalam Tahun Berjalan.

Sedangkan untuk peraturan pelaksanannya mengacu pada PMK nomor 128/PMK.010/2019 tentang Pemberian Pengurangan Penghasilan Bruto Atas Penyelenggaraan Kegiatan Praktik Kerja, Pemagangan, dan/atau Pembelajaran Dalam Rangka Pembinaan & Pengembangan SDM Berbasis Kompetensi Tertentu.

"Pemagangan Dalam Negeri sangat perlu dilaksanakan untuk menangani berbagai dampak ekonomi yang timbul akibat wabah Covid-19 yang sudah melanda sejak 2 tahun belakangan ini," tutupnya.

(ary)