Dua Jemaah Haji Debarkasi Batam Positif Covid-19, Langsung Diisolasi

Dua Jemaah Haji Debarkasi Batam Positif Covid-19, Langsung Diisolasi

Asrama Haji Batam.

Batam, Batamnews - Kloter ketiga kepulangan jemaah haji Debarkasi Batam, Kepulauan Riau (Kepri) telah tiba pada Kamis (28/7/2022). Seluruh jemaah haji telah melalui proses pemindaian untuk mengetahui yang terpapar Covid-19. 

Dari hasil tes Polymare Chain Reaction (PCR) pada kloter ketiga diketahui tidak ada jemaah haji yang terpapar Covid-19. Namun pada kloter pertama diketahui satu orang jemaah haji asal Bintan, Kepri terpapar Covid-19.

Sedangkan pada kloter kedua, diketahui satu orang jemaah haji asal Kabupaten Koyong Utara, Provinsi Kalimantan Barat terpapar Covid-19. 

"Keduanya diisolasi di Gedung Asrama Haji Batam Center," ujar Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam, Achmad Farchanny, Jumat (29/7/2022).

Sementara itu, bagi 48 jemaah haji asal Kalbar dapat melanjutkan perjalanan mereka. Sedangkan yang terpapar Covid-19 tetap menjalani isolasi di Gedung Asrama Haji Batam. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menyiapkan tim untuk melakukan swab antigen kepada para jemaah haji yang tiba di Batam, Selasa (26/7/2022). Tim tersebut merupakan petugas dari puskesmas yang telah ditunjuk. 

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan tim tersebut bertugas di Bandara Hang Nadim. 

“Per hari, ada 7-8 orang petugas yang tergabung dalam tim swaber,” ujar Didi. 

Ia menjelaskan, setiap jemaah haji dari Mekkah yang tiba di Batam akan diambil swab antigennya, jika hasilnya positif maka akan dikarantina di Asrama Haji. 

Bagi jemaah haji yang positif antigen tersebut akan dilakukan pemantauan, jika hasil tes PCR negatif maka dapat keluar, atau ketika sudah 10 hari menjalani isolasi maka otomatis diperbolehkan keluar. 

“Khusus yang positif antigennya, ada ruangan khusus, namun tetap di kawasan Asrama Haji,” katanya. 

Selain itu, Dinkes Batam bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Dinkes Provinsi Kepri sudah menurunkan petugas yang bersiaga di Asrama Haji. Para petugas ini yang berjaga dibagi dari 3 shift, selama 24 jam. 

“Setiap shiftnya ada 4 orang petugas yang jaga, kami ditugaskan dari tanggal 26-29 Juli,”  kata Didi.

(ret)