Videonya Viral, Dua Pelajar SMK Karimun Kena Sanksi usai Berduel

Videonya Viral, Dua Pelajar SMK Karimun Kena Sanksi usai Berduel

Sejumlah siswa SMK Negeri 1 Karimun mendapatkan pengarahan usai video duel pelajar viral. (Foto: Edo/batamnews)

Karimun, Batamnews - Video duel satu lawan satu antara dua pelajar yang viral di Karimun, Kepulauan Riau akhirnya terkuak. Pelajar yang terlibat perkelahian itu merupakan siswa sebuah SMK di Karimun.

Polsek Tebing dan Polres Karimun yang menyelidiki video berdurasi 1 menit 43 detik tersebut mendapatkan fakta, dua pelajar yang duel merupakan siswa SMK Negeri 2 Karimun. 

Kapolsek Tebing, AKP Brasta Pratama Putra, mengatakan bahwa kejadian tersebut pada Rabu (27/7/2022) siang. Namun ia tidak menyebutkan identitas kedua siswa itu.

"Informasi dari pihak sekolah, kejadian pada Rabu siang kemarin, lokasinya di klenteng kuburan cina tidak jauh dari sekolah," kata Brasta, Kamis (28/7/2022).

Terjadinya perkelahian satu lawan satu tersebut, lantaran adanya rasa sakit hati dari siswa yang sebelumnya diketahui berteman dan seumuran.

"Awalnya itu gara-gara gitar. Saat temannya ingin meminjam gitar, kawan yang satu ini ngasih, sehingga akhirnya terjadi perkelahian itu," ujar Brasta.

Lalu, perkelahian keduanya ditonton oleh sejumlah siswa lainnya, karena itu terjadi setelah jam pulang sekolah. Sehingga, para siswa itu datang hanya sekadar ikut-ikutan saja.

Baca: Viral Video Duel Dua Pelajar Diduga di Karimun

Terpisah, pihak sekolah yang dikonfirmasi menyebutkan bahwa persoalan tersebut telah diselesiakan. Dua anak yang berkelahi itu juga mendapat sanksi.

"Kita sudah panggil mereka. Kalau hukuman, kita sudah panggil orangtuanya, bahkan dengan didatangi oleh Kepolisian dan Satpol PP, ini juga merupakan sanksi bagi mental anak-anak kita ini," kata Guru Bimbingan Konseling SMK N 1 Karimun, Lilla Mustika.

Lilla menyampaikan, bahwa siswa itu terlibat perkelahian pada saat jam telah pulang sekolah.

Selama berada di sekolah, semua siswa mendapat pengawasan dari seluruh pihak baik guru hingga unsur sekolah lainnya.

(aha)