Batam Datangkan Ternak dari Lampung Atasi Kekurangan Hewan Kurban

Batam Datangkan Ternak dari Lampung Atasi Kekurangan Hewan Kurban

Ilustrasi.

Batam, Batamnews - Kurangnya hewan kurban Idul Adha 2022 di Kota Batam, Kepulauan Riau sudah mendapatkan solusi. Kebutuhan hewan kurban akan dipasok dari Lampung.

Rencananya, hewan-hewan kurban ini akan dikirimkan dari Pelabuhan Pelindo Bandar Lampung ke Pelabuhan Beton Sekupang, Batam. 

Penasehat Asosiasi Pedagang Ternak Sapi dan Kambing Kota Batam, Musofa mengatakan dirinya sedang berada di Lampung untuk mempersiapkan pengiriman hewan kurban. 

"Kapalnya sudah siap. Dari Dinas Ketahanan Pangan semalam datang untuk mengecek kesehatan sapi dan kambing yang akan dibawa ke Batam. Mereka akan 10 hari di Lampung," ujar Musofa saat dihubungi, Jumat (10/6/2022). 

Berdasarkan peraturan dari Balai Karantina Pusat disebutkan bahwa pada saat pengiriman sapi dan kambing tidak boleh dijadikan satu kapal. Sehingga pada trip pertama akan memberangkatkan 2 kapal yang berisikan sapi.

Dengan rincian, kapal pertama bermuatan 350 ekor sapi dan kapal kedua bermuatan 600 ekor sapi, totalnya 950 ekor sapi. Lalu disusul trip kedua, terdiri 3 kapal dan trip ketiga terdiri 3 kapal.  

"Karena itu trip kedua, satu kapal sudah bisa bawa kambing, sisa kapal yang ada bawa sapi. karena perjalanan 3 hari 3 malam," jelasnya. 

Dengan begitu, pihaknya optimis kebutuhan hewan kurban di Batam akan tercukupi. Karena total sapi yang akan dibawa sebanyak 3.160 ekor sapi dan 14.500 ekor kambing. 

Ia berharap proses pengiriman bisa terlaksana dengan tepat waktu sebelum perayaan Idul Adha. 

"Dua hari lagi kapal akan berangkat, lima hari ke depan hewan sampai di Batam. Target kita Insyaallah tanggal 15 sampai Batam," ucapnya.

Setibanya di Batam, Musofa menjelaskan bahwa Tim Satgas akan mengecek kapal serta kondisi hewan kurban yang dibawa. 

"Setelah kapal sandar, hewan kurban tak dibawa langsung ke kandang, tapi diisolasi dulu. Karantina paling 2 hari atau 3 hari. Kalau hewannya sehat, akan langsung dilabel baru masuk ke kandang," katanya.

Sebelumnya diberitakan stok hewan ternak seperti sapi, kambing dan domba di Batam semakin menipis. Penyebabnya karena suplai dari daerah penghasil seperti Sumatera Selatan dan Lampung dihentikan, akibat penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai mewabah di daerah tersebut. 

(ret)