Napi di Rutan Karimun Dilatih Bertani Jagung

Napi di Rutan Karimun Dilatih Bertani Jagung

Foto: Edo/Batamnews

Karimun, Batamnews - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, Panen Raya Jagung Hasil Tani dari Warga Binaan, Rabu (11/5/2022).

Lahan seluas satu hektare di luar tembok Rutan Karimun yang disulap menjadi kebun hortikultura yang bernilai ekonomis.

Namun, untuk komoditi jagung yang berhasil dipanen itu, ada di atas lahan seluas 500 meter persegi. Sisanya ditanam dengan berbagai macam jenis komoditas lainya.

"Total lahan untuk pertanian seluas 1 hektare, untuk komoditas jagung yang dipanen dari lahan seluas 500 m². Sisanya ada komoditas sawi, semangka, dan cabai," kata Kepala Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Yogi.

Tujuan agar warga binaan memiliki keahlian untuk bertani komoditas hortikultura yang bisa dimanfaatkan saat bebas nantinya.

"Intinya sebagai bekal mereka setelah bebas nanti, contohnya dari yang awalnya tidak bisa menanam jagung menjadi bisa," ucapnya.

Untuk jangka waktu dapat panen, hanya memerlukan waktu kurang lebih tiga bulan. Jagung siap panen itu akan dikonsumsi oleh warga binaan sendiri.

"Hasil panen akan dikonsumsi oleh warga binaan,  selain sebagai motivasi juga bentuk upaya kita mewujudkan ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Karimun Muhammad Yusuf Sirat yang hadir dalam panen jagung, menyambut baik panen raya yang dilakukan oleh Rutan Karimun.

"Kita sambut baik karena hasil panennya sangat bagus, meski diatas lahan yang tidak luas dan juga dilakukan secara otodidak tanpa bimbingan penyuluh pertanian," ujar Yusuf.

Yusuf mengatakan, pihaknya akan mendorong Dinas Pertanian untuk memberikan penyuluhan.

(aha)