Polemik Marco Simic

Persija Jakarta Terancam Dilarang Main di Liga 1 Musim Depan

Persija Jakarta Terancam Dilarang Main di Liga 1 Musim Depan

Marko Simic resmi meninggalkan Persija Jakarta (Foto: Instagram/@markosimic_77)

Jakarta, Batamnews - Polemik antara Persija Jakarta dengan Marco Simic terkait tunggakan gaji berbuntut panjang. Jika tidak diselesaikan, posisi Tim Macan Kemayoran di Liga 1 musim depan dalam ancaman.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita menyatakan, klub tidak boleh mengantongi masalah tunggakan gaji pemain sebelum mendaftarkan susunan pemain jelang kick-off Liga 1 yang dijadwalkan bergulir pada 27 Juli 2022.

"Nanti semua klub harus mendaftarkan susunan pemain, nanti ada tanggalnya beberapa hari sebelum kick-off. Nah itu intinya tidak boleh ada masalah," kata Lukita dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (28/4/2022).

Baca juga: Marco Simic Punya Impian Bangun Akademi Dinamo Zagreb

Lukita menegaskan setiap klub yang memiliki masalah apapun, termasuk tunggakan gaji pemain, tidak diperkenankan mendaftarkan skuad sekaligus menjadi peserta Liga 1.

"Ya, betul (tak bisa ikut Liga 1). Jadi ketika tidak ada tuntutan dari pemain atau APPI berarti tidak ada masalah, tapi kalau ada tuntutan harus diselesaikan. Kalau tidak (selesai), berarti tidak bisa didaftarkan," ujar Lukita.

"Tentu harus selesai karena klub tidak boleh punya masalah. Pada saat Liga 1 berjalan, klub sudah tidak boleh ada masalah dalam urusan apapun. Kalau (klub) tidak boleh main berarti jadi degradasi kan," katanya menambahkan.

Baca juga: Ngaku Tak Digaji Setahun, Marco Simic Cabut dari Persija

Lukita menyampaikan operator liga tidak akan menerapkan sanksi pengurangan poin jika klub masih abai terhadap gaji pemain. Namun pilihan yang bisa diambil klub soal persoalan gaji adalah selesaikan persoalan atau tidak menjadi peserta Liga 1 sama sekali.

"Kalau regulasi pengurangan poin itu ketika klub mendaftarkan pemain ilegal. Ini berlaku untuk semua klub peserta Liga 1 tidak cuma Persija saja," ujarnya.

Menanggapi polemik Persija dengan Marko Simic, Lukita menyerahkan penyelesaian masalah kepada masing-masing pihak. Lukita mengatakan hal ini adalah ranah internal klub dan pemain.

"Ini kan pernyataan masing-masing pihak berbeda, jadi kita tunggu saja mereka pasti akan bermediasi. Kalau dari LIB sebetulnya pada saat Liga 1 berjalan itu persyaratannya harus tidak ada masalah. Jadi ini masih urusan internal Persija dan Marko Simic. LIB tidak ingin ikut campur di situ," kata Lukita.

(ruz)