Ngaku Tak Digaji Setahun, Marco Simic Cabut dari Persija

Ngaku Tak Digaji Setahun, Marco Simic Cabut dari Persija

Marco Simic (Foto: bola.net)

Jakarta, Batamnews - Salah satu pemain andalan Macan Kemayoran, Marco Simic membuat pernyataan mengejutkan. Ia mengaku tak digaji selama satu tahun oleh Persija Jakarta sehingga akhirnya memilih cabut.

Hubungan antara kedua pihak merenggang saat berjalannya BRI Liga 1 2021. Pemain asal Kroasia itu jarang dimainkan Persija dengan hanya mencatat 27 kali penampilan. Sudah begitu ia sering diganti pada babak kedua sebanyak 12 kali.

"Dengan berat hati saya harus mengumumkan bahwa saya telah mengakhiri kontrak secara sepihak dengan Persija Jakarta karena klub telah melanggar kontrak setelah tidak membayar gaji selama satu tahun," tulis Simic di akun media sosialnya dikutip dari detikcom.

Diceritakan Simic, disingkirkannya ia dari tim ternyata imbas dari penagihan haknya. Persija yang tak memenuhi hal itu kemudian memilih tak memainkan beberapa kali sang penyerang haus gol itu.

Baca juga: Eks Pelatih Borussia Dortmund Resmi Latih Persija Jakarta

Selama memperkuat Persija sejak 2018, Simic terbilang jarang absen. Ia hampir selalu diturunkan sebagai starter dan jarang diganti oleh pemain lain.

Sebagai perbandingan, Simic main 30 kali di Liga 1 2018 dan 32 kali di Liga 1 2019. Dalam dua musim itu, Simic cuma tujuh kali ditarik keluar. Sementara di Liga 1 2020 yang tak tuntas itu, Simic main penuh dalam dua laga yang dijalani Persija.

Banyaknya pertandingan yang dimainkan Simic juga berbanding lurus dengan torehan golnya. Eks rekan setim Dejan Lovren di Timnas Kroasia U-21 itu menjadi topskor era Liga 1 dengan torehan 61 gol.

Semua itu tiba-tiba berubah drastis di Liga 1 2021. Bahkan Simic sudah tak dimainkan Persija sejak 1 Maret sampai akhir kompetisi. Penampilan terakhirnya bersama Persija terjadi pada pekan ke-28 Liga 1 saat jumpa Persib Bandung pada 1 Maret lalu.

Baca juga: Doll Dulu ke Indonesia Bareng Dortmund, Sekarang ke Persija

Meski penampilannya terhitung menurun, tapi torehan gol Simic musim lalu tidak buruk-buruk amat. Ia masih sanggup mencetak 14 gol dari 27 penampilannya.

Setelah berakhirnya Liga 1, ternyata gaji Simic masih tak dibayar juga. Untuk itu ia akhirnya memutuskan cabut meski masih punya sisa kontrak sampai musim depan.

"Dari lubuk hati terdalam, saya mencintai klub ini, kota ini, saya mencintai kalian semua. Kita telah mencatatkan sejarah dan merayakan momen yang tak terlupakan bersama. Mengucapkan perpisahan kepada kamu semua sungguh hal yang menyakitkan, tapi saya tidak akan pernah melupakan kami semua yang selalu mendukung," tulis Simic.

"Saya akan selalu mengingat momen indah bersama kamu semua selamanya. Dengan tulus, dan akan selalu menjadi Super Simic-mu," tulisnya mengakhiri pernyataan.

(ruz)