Dongkrak PAD, Wako Rudi Minta PPLN ke Batam Bebas PCR

Dongkrak PAD, Wako Rudi Minta PPLN ke Batam Bebas PCR

Ilustrasi (Foto: Antara)

Batam, Batamnews - Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada triwulan I belum mencapai target, hanya terealisasi sebesar 16,10 persen dari total target Rp 1,6 triliun. Sedangkan target yang diharapkan sebesar 30 persen.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pendapatan pajak daerah juga belum memberikan kabar baik.

Seperti realisasi pajak hotel baru tercapai Rp 16.190.968.698,43 atau 12,27 persen dari total target Rp 132 miliar. Sementara itu realisasi pajak restoran baru tercapai Rp 25.219.833.756,95 atau 19,86 persen dari total target Rp 127 miliar.

Baca juga: PPLN Masuk Batam Bebas Tes PCR dan Tanpa Karantina

“Masih jauh dari target, seharusnya bisa tercapai setidaknya 30 persen,” ujar Rudi, Senin (18/4/2022).

Untuk mencapai target pendapatan daerah, Ia menyebutkan Kota Batam membutuhkan kunjungan wisatawan. Namun hingga saat ini, Pemerintah Pusat masih memberlakukan test Polymare Chain Reaction (PCR) bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) ke Batam.

“Kami berharap mudah-mudahan pemeriksaan orang masuk dari luar negeri ke Kota Batam baik WNA atau WNI bisa dibebaskan dari syarat melampirkan hasil tes PCR,” katanya.

Baca juga: Pemerintah Batam Surati Pusat Ingin PPLN Tak Lagi Wajib PCR

Rudi mengaku sudah melaporkan kondisi Batam saat ini ke beberapa menteri, baik itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop, dan UKM).

“Saya sudah laporkan, minta bantuan agar sampaikan ke pusat, karena kondisi ekonomi begini,” katanya.

Mengenai kondisi Covid-19 di Batam, Rudi menyampaikan sudah mulai terkendali. Jumlah kasus aktif di Batam, hanya berjumlah 8 orang.

“Permintaan kami, agar permohonan bebas PCR bisa dikabulkan Presiden,” kata Dia.

(ret)