Kenali Efek Samping Pasca Vaksin Covid-19 pada Anak

Kenali Efek Samping Pasca Vaksin Covid-19 pada Anak

Ilustrasi

Jakarta, Batamnews - Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) vaksin Covid-19 mungkin turut dialami anak-anak.

Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Prof Hindra Irawan Satari menyebutkan bahwa efek samping atau KIPI vaksin Covid-19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah dibandingkan pada orang dewasa.

"Dari segi umur, KIPI pada usia muda lebih rendah dari yang usia produktif dan lansia. Jadi tidak benar jika KIPI pada anak lebih tinggi," kata Hindra, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Kemenkes: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Pakai Sinovac

Berdasarkan data Komnas KIPI, persentase KIPI serius berdasarkan kelompok usia yakni pada usia 31-45 tahun jumlah laporan KIPI sebanyak 122 kasus, pada usia 18-30 tahun 97 kasus, usia diatas 59 tahun 77 kasus, usia 46-59 tahun 68 kasus, usia 12-17 tahun terdapat 19 kasus, dan untuk usia 6-11 tahun dilaporkan ada 1 kasus KIPI serius.

Dengan tingkat KIPI serius yang jauh lebih rendah, pemberian vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun dinyatakan aman.

Hasil uji klinis juga menunjukkan tidak ada efek yang serius dari penyuntikan vaksinasi Covid-19. Kalaupun ada KIPI, Hinda mengatakan sifatnya cenderung ringan dan mudah diatasi.

"Dari uji klinis fase 1 dan 2 vaksin Sinovac yang telah kami lakukan pada anak dan remaja usia 3-17 tahun menunjukkan bahwa reaksi yang dialami cenderung ringan, mayoritas mengalami nyeri lokal, diikuti demam dan batuk. Juga tidak ada laporan yang KIPI serius pada kelompok yang diberi vaksin," papar Hindra.

 

Sementara itu, untuk vaksin Pfizer efek samping yang paling dominan muncul adalah kemerahan, kemudian kelelahan, sakit kepala dan menggigil.

Hindra menekankan berbagai reaksi yang muncul pasca pemberian vaksinasi Covid-19 (KIPI) merupakan bentuk respons tubuh terhadap vaksin yang disuntikkan. Untuk itu, jika muncul KIPI vaksin Covid anak itu adalah sesuatu yang wajar.

Yang harus diperhatikan adalah, derajat efek samping dari vaksinasi, sebab KIPI memiliki reaksi yang berbeda-beda pada setiap orang, ada yang bereaksi ringan hingga berat.

Pada reaksi ringan, Hindra menyarankan agar sasaran segera beristirahat pascavaksinasi. Apabila muncul demam, dianjurkan segera minum obat sesuai dosis dan cukup minum air putih. Kalau ada nyeri di tempat suntikan tetap gerakkan tangan dan kompres dengan air dingin.

Baca juga: WHO: Anak-Remaja Sehat Tak Perlu Vaksin Booster

Sementara itu, apabila terjadi demam setelah 48 jam penyuntikan vaksinasi, anak harus segera isolasi mandiri dan melakukan tes Covid-19. Jika keluhan tidak berkurang, bisa menghubungi nomor kontak petugas kesehatan yang tertera di kartu vaksinasi atau fasyankes terdekat.

Berikut efek samping atau KIPI vaksin Covid anak usia 6-11 tahun.

Efek samping lokal

- Sakit pada area penyuntikan
- Kemerahan
- Pembengkakan

Efek samping vaksin anak 6-11 tahun sistemik

- Kelelahan
- Sakit kepala
- Demam
- Menggigil
- Mual
- Batuk

(ruz)