Sepekan Buka, 22 Ribu Wisatawan Serbu Thailand

Sepekan Buka, 22 Ribu Wisatawan Serbu Thailand

Pantai Pattaya, Thailand. (Foto: Freepik)

Bangkok, Batamnews - Pariwisata Thailand menggeliat kembali setelah pemerintah Negeri Gajah Putih itu membuka kembali pintu bagi wisatawan per 1 November 2021.

Sepekan pintu wisatawan dibuka, tercatat ada 22 ribu pelancong yang yang beriwisata di negara itu. Para pelancong ini sudah menjalani vaksinasi penuh dan tidak perlu karantina.

Asisten juru bicara Center for COVID-19 Situation Administration (CCSA) Dr Apisamai Srirangsan mengatakan pada Minggu (7 November), total 14.278 pelancong yang divaksinasi penuh memasuki Thailand melalui skema entri "Test & Go".

Melalui skema ini, pengunjung akan melewati karantina wajib dan dapat melakukan perjalanan dengan bebas pada hari berikutnya setelah mereka dinyatakan negatif COVID-19.

Dia mengatakan 7.483 pengunjung yang divaksinasi lengkap memasuki kerajaan melalui "Living in the Blue Zone", sebuah skema yang melibatkan 17 destinasi termasuk Bangkok, Phuket, Krabi dan Phang-Nga, di mana para pelancong harus tinggal selama tujuh hari di tempat ini sebelum bepergian ke provinsi lain.

Seabnyak 1.071 pelancong lainnya memasuki Thailand melalui skema "Karantina Bahagia" di mana mereka harus menjalani karantina antara tujuh dan 14 hari sebelum diizinkan melakukan perjalanan ke provinsi lain.

“Hingga saat ini, total 20 pelancong atau 0,09 persen yang masuk ke kerajaan itu dinyatakan positif COVID-19,” katanya dikutip dari Bernama, Selasa (9/11/2011)/

Sementara itu, wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Natapanu Nopakun mengatakan pihaknya menerima 92.240 aplikasi di bawah 'Thailand Pass', sebuah sistem berbasis web bagi para pelancong untuk mengajukan dokumen masuk mereka termasuk sertifikat vaksinasi dan asuransi tujuh hari sebelum perjalanan mereka.

“Hingga saat ini, total 52.231 sudah disetujui,” katanya.

Pada 1 November, Thailand membuka kembali perbatasannya untuk pertama kalinya dalam 19 bulan untuk pengunjung dari 63 negara dan wilayah, dengan harapan besar untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang sedang buruk.

Untuk menekan laju COVID-19, Thailand telah memberlakukan persyaratan ketat dan tindakan karantina. Pembatasan tersebut membuat kedatangan turis pada tahun 2020 turun 83 persen menjadi 6,7 juta, sementara penerimaan turis asing hanya mencapai 332 miliar baht dibandingkan dengan hampir 40 juta pengunjung asing yang menghabiskan 1,91 triliun baht pada 2019.

(gea)